Bahaya ini diperparah bagi mereka yang sedang mengonsumsi obat pengencer darah, karena sifat antikoagulan kayu manis dapat memicu interaksi obat yang meningkatkan risiko perdarahan. Pakar patologi forensik dari University of Adelaide, Prof. Roger Byard, dalam publikasinya di Journal of Forensic and Legal Medicine, juga mengingatkan fenomena terkait hal ini. “Pasien sering keliru meyakini bahwa mereka sedang dirawat tanpa menggunakan bahan kimia atau obat yang berbahaya,” catatnya, menyoroti pentingnya edukasi publik.
Pada akhirnya, obat herbal kemasan tetap bisa menjadi pilihan praktis untuk meredakan gejala ringan. Namun, konsumsi yang berlebihan atau tanpa memahami kandungannya justru bisa menimbulkan masalah baru. Kuncinya sederhana, baca label dengan saksama, patuhi dosis yang dianjurkan, dan jangan pernah menganggap bahwa semua yang “alami” pasti aman tanpa batas. (*/ida/Jawapos)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Jayapura menilai peluang kerja di Kabupaten Jayapura sebenarnya cukup…
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P Helan melalui Kasat Binmas AKP Yonias Purwanto mengatakan, kegiatan pembersihan…
Kegiatan tersebut dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kota Jayapura, Muchlis Karim, yang hadir…
Pemerintah Kabupaten Jayapura melalui Dinas Pemuda dan Olahraga mengakui pengelolaan dan perawatan GOR Toware di…
Menurutnya, kondisi tersebut harus menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Jayapura, terutama dinas teknis terkait, agar…
Bupati Keerom, Piter Gusbager kembali dilantik sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar…