Categories: NASIONAL

Rekening Mas Botok AMPB Akhirnya Dibuka

Namun demikian, jika ditemukan unsur pidana seperti dugaan membuat kondisi dan situasi di Jakarta tidak aman, judi online, atau tindak pidana lain seperti penyalahgunaan narkotika, maka aparat kepolisian akan mengambil langkah-langkah hukum.

”Apabila ditemukan ada pidana, misalnya mohon maaf ada aliran rekening dari orang untuk sengaja membuat Jakarta tidak aman, ada lagi rekening-rekening itu masuk dari, mohon maaf dalam tanda kutip judi online ataupun aliran narkoba, kan juga harus kami lihat,” bebernya.

Menurut Budi, penundaan transaksi berbeda dengan penyitaan. Polisi tidak mengambil atau menyita uang yang tersimpan dalam rekening tersebut. Dia memastikan, bila tidak ditemukan unsur pidana dalam aliran dana tersebut, uang dalam rekening itu akan kembali tanpa kurang sepeser pun.

Sementara itu insiden lain jelang aksi demo menimpa anggota AMPB. Rumah anggota AMPB dihantam tembakan oleh orang tidak dikenal (OTK) hingga menyebabkan kaca pecah pada Selasa (25/8) sekitar pukul 21.00 WIB. Insiden penembakan yang diduga menggunakan senapan angin tersebut dinilai sebagai bentuk intimidasi terhadap gerakan menyuarakan aspirasi di Jakarta. Di lokasi juga ditemukan adanya peluru atau pelor besi yang diduga digunakan oleh pelaku.

Tim Advokasi AMPB, Vander Waruwu, menegaskan, serangkaian intimidasi yang menyasar para aktivis tidak akan memadamkan gerakan perjuangan warga. Ia memastikan, masyarakat akan tetap turun ke jalan. “Tadi malam, ya. Artinya intimidasi terhadap teman-teman AMPB itu sangat banyak. Tapi sekali lagi, itu tidak akan mengurangi spirit perjuangan teman-teman AMPB. Ada banyak bentuk intimidasi dan kriminalisasi terhadap aktivis kita,” ujar Vander di depan DPR RI, Rabu (26/8).

Di tengah ancaman teror, semangat massa AMPB tetap solid. Ratusan warga asal Pati, Jawa Tengah, dijadwalkan tiba di Jakarta pada Rabu (26/8) malam menggunakan lima unit bus pariwisata. Rombongan susulan ini bergerak sejak Rabu siang untuk menyatu dengan massa aksi lain.

Koordinator AMPB, Supriyono alias Botok membenarkan keberangkatan armada tersebut. Kedatangan gelombang massa tambahan ini telah dikonsolidasikan secara matang bersama jaringan aktivis lintas daerah. “Terkait demo tinggal eksekusi, kita sudah konsolidasi kepada kawan-kawan di seluruh Indonesia. Dari Pati itu 5 bus ya, nanti jam 1 siang berangkat,” jelas Botok di depan Gedung DPR RI.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Aturan Sisa Kuota Internet Belum Dipatuhi PenuhAturan Sisa Kuota Internet Belum Dipatuhi Penuh

Aturan Sisa Kuota Internet Belum Dipatuhi Penuh

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyebut operator seluler belum sepenuhnya mematuhi ketentuan perlindungan…

1 day ago

Makannya Harus Disuap, Ikubator Disekat, Telur yang Tidak Menetas Disimpan untuk jadi Bukti

Setiap empat jam sekali, alarm sunyi di benak Rizki berdering. Tidak peduli matahari baru merayap…

1 day ago

Pemerintah Tak Hadir, Jalan Holtekamp Bakal Dipalang

Perwakilan masyarakat adat Kampung Nafri, Kristison Hanuebi, mengatakan, pihaknya telah dua kali mengikuti upaya fasilitasi…

1 day ago

Stok Bumbu Basah dan Komoditi Pertanian Menipis

Berkurangnya volume penerbangan baik pesawat cargo dan penumpang dalam satu pekan terakhir berdampak ketahanan stok…

1 day ago

Terlibat Pidana Umum, TNI Harus Diadili di Peradilan Umum

Mahkamah memberikan tenggat waktu paling lama dua tahun untuk melakukan perubahan terhadap undang-undang tersebut sejak…

1 day ago

Dinas Pendidikan: Belum Ada Edaran Belajar dari Rumah!

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya Bambang Budiandoyo, menyatakan terkait dengan kondisi Kabut asap di…

1 day ago