Menyikapi hal itu, Tito langsung meminta kepala daerah terkait untuk mencabut surat edaran tersebut. Ia menilai kebijakan itu memicu salah tafsir di tengah masyarakat hingga terjadi panic buying. Tak hanya itu, pemerintah daerah juga diminta segera memberikan penjelasan terbuka kepada publik. Tujuannya agar masyarakat tidak lagi diliputi kekhawatiran soal ketersediaan BBM.
“Tegaskan ke masyarakat bahwa stok BBM dan gas dalam kondisi aman dan mencukupi,” tegasnya. Pemerintah berharap, setelah pencabutan aturan tersebut disertai sosialisasi yang jelas, kondisi di lapangan bisa kembali normal dan antrean di SPBU berangsur terurai. (*)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Fokus utama arahan tersebut adalah menjaga keamanan, kebersihan, serta kedisiplinan jajaran pemerintahan distrik dalam melayani…
Leonardo mengatakan, kejadian tersebut menjadi perhatian bersama karena menimbulkan kerugian. Karena itu, berbagai potensi persoalan…
Pengibaran Bendera Merah Putih menjadi salah satu bagian paling dinantikan dalam upacara peringatan Hari Kemerdekaan.…
Car Free Day (CFD) yang digelar setiap Sabtu tersebut kini menjadi salah satu ruang…
Salah satu atraksi yang akan menjadi perhatian dalam peringatan HUT ke-81 RI tahun ini…
Gebyar Pajak 2026 yang digelar di halaman Kantor Bapenda Papua, Kamis, 13 Agustus 2026,…