

Pastor Jhon Jonga bersama Sekwan DPR Papua, Juliana Waromi ketika berkumpul dengan puluhan anak usai penyerahan bantuan di Koya Tengah, Jumat (21/3). (foto: Gamel/Cepos)
JAYAPURA-Dari kesibukan terbarunya mengurus 100 lebih anak-anak usia dini ternyata cukup membuat Pastor Jhon Jonga kelimpungan. Bagaimana tidak, saat ini ia tengah mendorong terbentuknya sebuah club sepakbola anak usia dini agar memiliki aktifitas yang positif. Kekhawatirannya adalah pengaruh atau dampak buruk dari lingkungan yang akhirnya masuk pada dunia generasi muda.
“Yah sudah tahu sendiri kan bahwa Koya ini dekat sekali dengan perbatasan (PNG) dan banyak ganja atau narkoba termasuk minuman keras yang berseliweran. Kalau tidak dipagari saya kasihan anak-anak ini,” kata penasehat atau pengelola Paroki St Petrus Koya Tengah, Pastor Jhon Jonga saat ditemui Sekwan, DPR Papua, Dr Juliana Waromi, di Koya Tengah, Jumat (21/3).
Dalam pertemuan singkat ini Pastor Jhon sempat nyeletuk bahwa beberapa waktu lalu ia kebingungan karena harus memberi makan hampir 100 anak-anak yang masuk dalam tim sepakbola. Hingga kekurangan bahan makanan. Namun untungnya ada beberapa pihak yang ikut membantu.
“Kami bersyukur sekali atas bantuan ibu Sekwan ini, karena kemarin kami hampir kehabisan bahan makanan. Anak – anak inikan harus saya kasih makan soalnya,” kata Pastor Jhon.
Cara ini harus diambil untuk memastikan anak-anak usia dini ini bisa dikontrol dan bisa mendengar apa nasehat kebaikan terutama dalam bergaul. Dengan memberi makan, anak-anak akan berkumpul setiap hari dan bisa dinasehati
Page: 1 2
Fakhiri menegaskan, penguatan regulasi Otonomi Khusus menjadi penting agar pembangunan di Papua tetap berjalan meski…
Ketiga terdakwa tersebut yakni J. Victor Davis yang merupakan pilot dari pesawat Piper PA 23-250…
Penanganan kasus kerusuhan usai laga Persipura Vs Adhyaksa di Stadion Lukas Enembe, menemukan fakta baru.…
Selasa (12/5) pagi kemarin, layanan posko pengaduan masyarakat di Polres Jayapura terlihat sudah didatangi masyarakat…
Dimana pihak perusahaan telah mendapatkan izin operasional dari pemerintah pusat. Tinggal langkah terakhir yaitu meminta…
Pertemuan ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah upaya krusial untuk mengkalibrasi ulang implementasi Otonomi Khusus…