Categories: NASIONAL

Pulang Antar Pesanan, IRT Dihadang dan Diparangi OTK

MERAUKE- Nasib malang dialami seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) dari Kampung Muram Sari, Distrik Semangga Merauke bernama Utami Sagita (40). Betapa tidak, setelah pulang mengantar pesanan barang, korban dihadang  kemudian diparangi Orang Tidak Dikenal (OTK).

Akibatnya, korban mengalami luka di bagian pungung kanan dan saat ini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Bunda Pengharapan Merauke. Kasus penganiayaan ini dialami korban di Jalan Cikombong, Kelurahan Kamundu, Merauke, Jumat (19/8) sekitar pukul 13.25 WIT.

Kapolres Merauke AKBP Sandi Sultan, SIK, melalui Kaur Bin Ops (KBO) Reskrim Ipda Eko Hariyanto, ketika dikonfirmasi membenarkan kasus penganiayaan yang dialami korban tersebut. Kronologinya  kejandiannya, ungkap KBO Eko Hariyato berawal saat korban pulang dari Wasur mengantar pesanan lewat online menggunakan sepeda motor dan melewati jalan Trans Papua, Cikombong Merauke.

Di Jalan Cikombong tersebut, ada 3 pelaku menghadang korban, namun ketiga pelaku tersebut tidak berdiri bersamaan tapi berjejer. Ada jarak antara pelaku  pertama, kedua dan ketiga. Saat pelaku pertama menghadang dengan cara memberhentikan korban, namun korban tidak berhenti, tapi tetap jalan, sehingga pelaku pertama tersebut  melempar korban dengan parang.

Namun tidak mengenai korban. Begitu juga saat melewati pelaku kedua mencoba menghentikan korban, tapi  korban tetap jalan, lalu pelaku melempar dengan parang. Untungnya parang itu tidak mengenai korban.

‘’Tapi begitu mau lewat orang ketiga, tiba-tiba pelaku mengayunkan parang dan mengenai punggung kanannya,’’ katanya. Meski punggung terluka karena kena parang, namun korban tetap jalan dan berusaha tetap kuat.

‘’’Saat di jalan Tujuh Wali-Wali, korban kemudian minta tolong ke situ. Lalu pedagang buah ini yang antar ke rumah sakit dan menghubungi suami korban,’’ jelasnya.

 KBO menjelaskan bahwa ketiga pelaku masih dalam pengejaran. Korban tidak mengenal ketiga pelaku tersebut hanya mengetahui ciri-cirinya.

‘’Kami juga belum mengambil keterangan korban karena masih menjalani perawatan di rumah sakt Bunda Pengharapan. Yang baru kita minta keterangan, suami dari korban sebagai pelapor dan orang yang mengantar korban ke rumah sakit sebagai saksi,’’tambahnya.(ulo/tho)
newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: MERAUKE

Recent Posts

Tiap Kampung Adat Punya Ciri Khas, Tidak Bisa Dijual Sembarangan

Sesekali, ketika lelah menyapa, beberapa mama berdiri, menggoyangkan tubuh mengikuti irama musik, tawa pecah seketika.…

16 hours ago

Kantor Dipalang, Pelayanan Dialihkan ke Rumah Pribadi

Kantor Distrik Sentani kembali dipalang oleh pihak yang mengklaim sebagai pemilik lahan, Kamis (23/4). Aksi…

18 hours ago

Berharap Ada Anak Selatan Papua Masuk Pembinaan Timnas Futsal

Seleksi dilakukan langsung Pelatih Kepala Timnas Futsal Putra Indonesia Hector Souto. Pelatih asal Spayol ini…

19 hours ago

BBPJN Tangani Longsor di Ruas Jalan Trans Papua Segmen Yetti-Mamberamo

Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Balai Jalan (PJN) Wilayah II pada Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional…

20 hours ago

KONI Audiens denan Gubernur Papsel Bahas Persiapan Pra-PON

Audiensi tersebut untuk membahas persiapan menghadapi Pra Pekan Olahraga Nasional (Pra-PON) sekaligus menyampaikan laporan persiapan…

21 hours ago

Respon Cepost Polres Jayapura Bongkar Pemalangan

Kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Jayapura Iptu Slamet…

22 hours ago