Categories: NASIONAL

Selain Pedagang, Warga Diminta Tinggalkan Pasar Entrop

JAYAPURA – Pasca penertiban yang dilakukan Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, bersama jajaran beberapa hari lalu di kawasan Pasar Entrop, proses penataan masih terus berlangsung. Hingga kini, masih terdapat sejumlah warga yang belum sepenuhnya meninggalkan lokasi dan tengah berupaya mencari tempat tinggal baru.

Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) memastikan bahwa kebijakan penertiban tetap berjalan, namun dengan pendekatan yang lebih humanis. Warga yang sebelumnya tinggal di dalam kios maupun area pasar diberikan waktu tambahan untuk melakukan relokasi. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disperindag Kota Jayapura, Berto F. Itaar, mengakui bahwa hingga saat ini masih ada beberapa warga yang bertahan di kawasan Pasar Entrop. Namun, pihaknya telah memberikan toleransi waktu hingga Rabu, 22 April 2026 (Hari ini).

“Kami masih memberikan waktu sampai hari ini. Sebenarnya Bapak Wali Kota hanya memberikan waktu dua hari yakni hingga hari Jumat kemarin, tetapi karena ada berbagai alasan seperti sakit, mencari tempat kost, dan kebutuhan lainnya, maka diberikan kelonggaran,” ujarnya kepada Cenderawasih Pos, Selasa (21/4).

Lebih lanjut, Berto menegaskan bahwa penertiban tidak menyasar seluruh pedagang. Mereka yang tetap berjualan diperbolehkan melanjutkan aktivitasnya, namun dengan ketentuan yang telah diatur oleh pemerintah.

“Pedagang tetap boleh berjualan, tetapi sudah ditertibkan. Satu orang hanya diperbolehkan menggunakan satu kios, tidak lebih,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa penertiban difokuskan pada aktivitas yang tidak sesuai dengan fungsi utama pasar. Sejumlah fasilitas yang disalahgunakan, seperti kios yang dijadikan tempat tinggal, gudang, hingga bengkel motor, menjadi prioritas untuk dikosongkan.

“Yang kami keluarkan adalah yang tinggal di dalam kios pasar, yang menjadikannya gudang, bengkel motor, dan aktivitas lain yang tidak sesuai. Ini semua sesuai arahan Bapak Wali Kota saat penertiban berlangsung,” tegas Berto.

Langkah penataan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Jayapura dalam mengembalikan fungsi Pasar Entrop sebagai pusat aktivitas perdagangan yang tertib, bersih, dan nyaman bagi masyarakat.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Dua Kelompok yang Berkonflik Diminta Segera Berdamai

​Kapolres Mimika, AKBP Alfredo A. Rumbiak, menyatakan aparat keamanan terus mengawal situasi di lapangan agar…

1 minute ago

Dorong Pengelolaan Keuangan Transparan dan Akuntabel Bagi 91 Kampung

Pelatihan ini digagas oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Keerom dan melibatkan operator…

31 minutes ago

Enggan Jauh dari Laut, Menanti Bantuan untuk Bangun Kembali Rumah dan Kos

  Cukup banyak warga korban kebakaran yang  menempatinya. Sebagian besar adalah warga yang masih berkeluarga,…

1 hour ago

Polisi Tangkap Satu Pelaku Kasus Panah Wayer di Mimika

​Insiden berdarah di Bundaran Petrosea itu menimpa dua orang pelajar. Kedua korban mengalami luka tembak…

2 hours ago

Fakta Baru Syarat Pendidikan Gibran

Merespon terkait dengan putusan MK tersebut ​Pengamat Kebijakan Publik sekaligus akademisi, Dr. Methodius Kossay, S.H.,…

2 hours ago

Kecelakaan Kerja di Hiripau, Seorang Pria Tewas Mengenaskan

Seorang pekerja (ABK) tewas dengan kondisi mengenaskan saat menurunkan kapal yang selesai diperbaiki ke sungai.…

3 hours ago