

Kasat Narkoba AKP Arifan Efendi
SURABAYA – Dunia kepolisian kembali diguncang kasus narkoba. Kali ini AKP Arifan Efendi, Kasat Narkoba Polres Toraja Utara, bersama seorang Kanit berinisial N, ditangkap atas dugaan keterlibatan dalam peredaran sabu di wilayah Sulawesi Selatan.
Penangkapan ini menambah daftar panjang kasus serupa setelah sebelumnya eks Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro, dijatuhi sanksi etik berupa Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PTDH) karena terbukti terlibat jaringan narkoba.
Kasus dugaan keterlibatan AKP Arifan mencuat setelah Polres Tana Toraja lebih dulu mengamankan dua orang tersangka, ET dan O, dengan barang bukti sabu seberat 100 gram.
Dari hasil pemeriksaan, ET mengaku menyetor uang sebesar Rp 13 juta per minggu kepada oknum aparat Polres Toraja Utara sejak September 2025. Kapolres Toraja Utara, AKBP Stephanus Luckyto, enggan berkomentar banyak terkait penangkapan ini. “Silakan koordinasikan ke Kapolda,” ujarnya singkat, Minggu (22/2).
Meski demikian, Luckyto menegaskan pihaknya tetap berkomitmen memberantas narkoba di wilayah Toraja Utara. Sementara itu, Kabid Propam Polda Sulsel, Kombes Zulham Effendy, membenarkan penangkapan tersebut.
Page: 1 2
Kelompok Khusus menilai pidato pengantar pemerintah daerah masih lebih banyak menjelaskan kinerja keuangan secara…
Pria tersebut diyakini berada di Jayawijaya untuk kepentingan wisata atau menonton event Festival Budaya Lembah…
Abisai mengatakan, kesempatan yang diberikan pemerintah harus dimanfaatkan dengan sungguh-sungguh. Ia meminta para mahasiswa…
Rakor tersebut menjadi forum evaluasi sekaligus upaya memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menekan angka…
Dimana, untuk membendung laju kejahatan terhadap satwa liar tersebut, BBKSDA Papua secara masif menggalakkan program…
Tiga aparatur sipil negara (ASN) yang sebelumnya terlibat dalam politik praktis telah diberhentikan dari statusnya…