Categories: NASIONAL

Kenaikan Harga Beras Tak Ada Kaitan dengan Bansos

BPS Catat Masih Terjadi Inflasi Beras

JAKARTA  Kemarin (12/2) Presiden Joko Widodo memanggil menteri dan kepala badan terkait naiknya harga beras di pasaran. Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi merupakan salah satu yang dipanggil Presiden Jokowi di Istana Merdeka kemarin.

Seusai rapat Arief membeberkan jika dia dan Bulog diminta hari itu juga mendistribusikan stok beras milik Bulog ke pasar. Yang dilakukan adalah datang ke Pasar Induk Beras Cipinang. “Untuk memastikan bongkar beras dari port (pelabuhan) langsung ke Cipinang dan langsung didistribusikan,” katanya.

Dia menyebut di pasar induk itu punya stok beras yang banyak. Yakni 34 ribu ton. Stok inilah yang dipastikan harus sampai pasar tradisional dan modern. “Sekali lagi perintahnya adalaj banjiri pasar,” ungkap Arief.

Dia mengelak jika bantuan sosial pangan yang membuat beras kurang di pasaran. Arief menyebut bansos dan kelangkaan beras tak ada hubungannya. “Bantuan pangan beras pemerintah ditiadakan selama 8 sampai 14 Februrari untuk menghotmati pemilu,” bebernya.

Terpisah, Direktur Statistika Harga Badan Pusat Statistik (BPS) Windhiarso Putranto menjelaskan, pada Januari 2024, komoditas beras masih mengalami inflasi mtm, yaitu sebesar 0,64 persen dengan andil sebesar 0,03 persen.

Komoditas beras memiliki andil yang besar dalam penghitungan inflasi. ’’Jika dilihat trennya, memang harga beras masih relatif lebih tinggi jika dibandingkan dengan (harga) tahun 2023,’’ ujarnya pada rakor pengendalian inflasi daerah yang digelar Kemendagri di Jakarta, kemarin (12/2).

Windhiarso melanjutkan, secara yoy, meskipun mengalami penurunan, komoditas beras masih mengalami inflasi yang relatif tinggi. Yaitu sebesar 15,65 persen dan andil sebesar 0,56 persen. ’’Andil inflasi yoy yang disumbangkan oleh beras merupakan andil terbesar jika dibandingkan dengan komoditas lainnya,’’ tambahnya.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

3 Hari Berturut-turut Masyarakat Sipil Diserang

Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…

11 minutes ago

Pola Pengamanan di Papua Bakal Dievaluasi

Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…

1 hour ago

Bupati Silih Berganti Kondisi Jalan dan Selokan Tak Pernah Berubah

Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…

2 hours ago

Serap Keluhan dan Aspirasi Hakim, Mulai Masalah Pengawasan hingga Kesejahteraan

Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…

3 hours ago

Sanksi Menanti yang Live Saat Jam Kerja

​Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…

3 hours ago

KNPB Sebut Tak Ada Integrasi Melainkan Pencaplokan Secara Ilegal

Komite Nasional Papua Barat (KNPB) menilai bahwa tanggal 1 Mei 1963 adalah salah satu hari…

4 hours ago