Langkah tersebut, lanjut Teddy, merupakan bentuk komitmen Presiden Prabowo terhadap pelestarian satwa dan lingkungan hidup di Indonesia. Terkait luas lahan yang dikelola, Teddy menyebut area tersebut mencakup wilayah yang cukup besar dengan fungsi konservasi yang beragam.
“Lahannya sendiri kurang lebih 90.000 hektar totalnya, tapi ada memencar-mencar, tapi tidak seluruhnya untuk konservasi gajah,” tuturnya.
Lebih lanjut, Teddy menyatakan pengelolaan kawasan akan disesuaikan berdasarkan kebutuhan ekosistem yang ada di masing-masing taman nasional. Karena itu, ia berharap kerja sama ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi pemulihan lingkungan di Indonesia.
“Nanti akan disesuaikan oleh WWF mana yang untuk gajah, mana yang untuk ekosistem lainnya,” pungkasnya. (*/Jawapos)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Menurut dia, keberhasilan tersebut dicapai melalui strategi sederhana namun konsisten, yakni meningkatkan luas tanam sehingga…
Ia diduga disenggol mobil TNI yang ketika itu sedang berjalan beriringan menuju pada Minggu (14/6)…
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi tertinggi terhadap pemerintah daerah di wilayah Papua yang berhasil…
Selain capaian akademik, pihak sekolah juga mencatat tingkat retensi siswa yang sempurna. Hingga saat…
Kunjungan Menteri Dalam Negeri ke Kampung Mosso dilakukan untuk meninjau langsung pelaksanaan program yang…
Mendagri Tito Karnavian mengungkapkan bahwa kawasan Dok IX Tanjung Ria masih membutuhkan perhatian serius…