Langkah tersebut, lanjut Teddy, merupakan bentuk komitmen Presiden Prabowo terhadap pelestarian satwa dan lingkungan hidup di Indonesia. Terkait luas lahan yang dikelola, Teddy menyebut area tersebut mencakup wilayah yang cukup besar dengan fungsi konservasi yang beragam.
“Lahannya sendiri kurang lebih 90.000 hektar totalnya, tapi ada memencar-mencar, tapi tidak seluruhnya untuk konservasi gajah,” tuturnya.
Lebih lanjut, Teddy menyatakan pengelolaan kawasan akan disesuaikan berdasarkan kebutuhan ekosistem yang ada di masing-masing taman nasional. Karena itu, ia berharap kerja sama ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi pemulihan lingkungan di Indonesia.
“Nanti akan disesuaikan oleh WWF mana yang untuk gajah, mana yang untuk ekosistem lainnya,” pungkasnya. (*/Jawapos)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
dr. Beeri I.S. Wopari, M.Kes., mengatakan data tersebut mencakup warga yang mendapat pelayanan kesehatan, baik…
Ribuan objek yang berhasil dipulangkan mencakup, sekitar 1.000 unit artefak kehidupan sehari-hari dan ritual,…
Ia mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten Jayapura, tenaga kesehatan, TNI-Polri, serta masyarakat yang bergerak menangani…
Aksi pembakaran ban dan penutupan jalan dengan batang kayu ini dilakukan sebagai bentuk protes keras…
Rama mengatakan BGN akan melakukan evaluasi total terhadap pelaksanaan MBG menyusul dua kejadian dugaan keracunan…
Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi Kementerian Transmigrasi (Kementrans) bersama Pemerintah Provinsi Papua Selatan…