Categories: NASIONAL

Paus Fransiskus Wafat, Siapa yang Akan Jadi Penggantinya?

JAKARTA-Wafatnya Paus Fransiskus pada usia 88 tahun pada Senin (21/4), sehari setelah menyapa umat di Basilika Santo Petrus, menandai berakhirnya kepemimpinan seorang Paus yang dikenal progresif dan penuh semangat reformasi.

Mengingat kondisi kesehatannya yang menurun dalam beberapa tahun terakhir, termasuk dirawat akibat pneumonia berat, isu suksesi pun telah lama menjadi pembahasan.

Kini, Vatikan akan menggelar konklaf, sidang tertutup di Kapel Sistina tempat 138 kardinal berusia di bawah 80 tahun dari total 252 kardinal akan memilih Paus baru secara rahasia.

Menurut Konferensi Waligereja Katolik Amerika Serikat, proses ini dapat berlangsung 15–20 hari dengan empat putaran pemungutan suara setiap harinya hingga terpilih kandidat yang memperoleh dua pertiga suara.

Melansir Independent, Senin (21/4/2025), berikut beberapa nama kuat yang disebut-sebut sebagai calon potensial untuk menggantikan Paus Fransiskus yang telah wafat:

Kardinal Pietro Parolin

Sebagai Sekretaris Negara Vatikan sejak 2013, Kardinal Parolin dari Veneto, Italia, merupakan tokoh berpangkat tertinggi dalam konklaf kali ini. Dikenal sebagai sosok moderat, Parolin menghindari polarisasi politik Gereja antara sayap kiri dan kanan.

Dalam wawancara dengan L’Eco di Bergamo, ia menegaskan pentingnya penyelesaian konflik global tanpa pendekatan sepihak. “Solusi tak boleh dipaksakan secara sepihak karena itu akan melukai hak suatu bangsa,” ujarnya.

Kardinal Peter Erdö

Kardinal asal Hungaria ini dikenal konservatif dan teguh mempertahankan ajaran tradisional Gereja. Ia menentang pemberian Komuni kepada umat Katolik yang bercerai dan menikah kembali, serta pernah membandingkan penerimaan pengungsi dengan perdagangan manusia.

Selain itu, pernyataannya yang membandingkan praktik menerima pengungsi dengan perdagangan manusia pernah memicu kontroversi, mencerminkan pandangan tegasnya dalam isu sosial dan migrasi. Erdö diangkat menjadi kardinal pada 2003 oleh Paus Yohanes Paulus II.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Keluhkan Kecilnya DAU dan ASN yang Enggan Pindah

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…

20 hours ago

Sanksi Jangan Berhenti di Administratif

Merespon terkait dengan itu, ​Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…

21 hours ago

TNI Tak Gentar Ancaman OPM

Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…

2 days ago

Gubernur: Koreksi Total, Jangan Terulang Lagi!

  Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…

2 days ago

Utang Negara Capai Rp 10.000 Triliun

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…

2 days ago

Dana Otsus Bukan untuk Operasional dan Belanja Kantor!

Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…

2 days ago