Karennu (foto:Sulo/Cepos)
MERAUKE– Adanya optimalisasi lahan yang dilakukan pemerintah serta harga pembelian pemerintah yang cukup kompetitif membuat serapan Perum Bulog pada musim tanam tahun 2025 ini cukup bagus.
Pimpinan Cabang Perum Bulog Merauke Karennu kepada wartawan di Merauke mengungkapkan bahwa sampai pertengahan bulan April 2025 ini total serapan yang dilakukan oleh Bulog Merauke sebanyak 8.300 ton atau mencapai 42 persen dari target 19.500 ton di tahun 2025.
‘’Sampai hari ini, total serapan atau pembelian kita dari petani sebanyak 8.300 ton. Ini juga berkat panen melimpah,’’ kata Karennu, Rabu (16/4/2025).
Karennu menjelaskan, meski telah menyerap 8.300 ton beras dari petani namun pihaknya melihat masih banyak gabah yang dijemur oleh petani maupun gabah yang masih dalam antrian untuk dijemur untuk digiling. Artinya, belum semua hasil panen rendengan di tahun 2025 tersebut digiling dan dijual.
‘’Harapannya, kami khusus di bulan April ini bisa mencapai yang ditargetkan sebanyak 3.900 ton,’’ jelasnya.
Dengan serapan yang dilakukan tersebut, Karennu optimis, serapan di tahun 2025 ini dapat mencapai target sebanyak 19.500 ton bahkan bisa lebih dari itu. Karena selain panen rendengan tersebut, juga nantinya ada panen gadu atau panen kedua kalinya. Bahkan, dengan optimalisasi lahan yang dilakukan oleh pemerintah, sebagian petani bisa melakukan penanaman dan panen ketiga.
Page: 1 2
Guntur menjelaskan, kejadian bermula ketika korban didatangi seorang pria yang tidak dikenal dengan alasan…
Pemerintah Kota Jayapura segera mengambil langkah untuk membenahi kondisi Pasar Mama Papua yang saat ini…
Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Pendidikan berkomitmen memperkuat layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus. Salah…
Rustan mengatakan, persoalan tersebut diketahui setelah adanya laporan dari masyarakat dan pemberitaan di media…
Pemerintah Kota Jayapura memastikan pembangunan dan penyiapan rumah singgah bagi masyarakat penyandang masalah sosial terus…
Warga Kampung Biak, Kelurahan Abepantai, Distrik Abepura, mengaku jenuh menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi…