

Satgas Yonkav 12/BC Pos Gabma Temajuk berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 35,9 kilogram dan 35 ribu butir ekstasi pada
SAMBAS – Satgas Yonkav 12/BC Pos Gabma Temajuk berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 35,9 kilogram dan 35 ribu butir ekstasi pada Sabtu (13/7), sekitar pukul 03.10 WIB.
Danyonkav 12/BC, Letkol Kav Andy Setio Untoro, membenarkan keberhasilan Satgas Pamtas Yonkav 12/BC Pos Gabma Temajuk dalam menghadang usaha penyelundupan narkoba di perbatasan Indonesia-Malaysia.
“Keberhasilan ini terjadi ketika anggota Satgas Pamtas Yonkav 12/ABW Pos Gabma Temajuk melakukan pengintaian dan menemukan tiga individu mencurigakan berjalan di jalur tikus perbatasan tersebut,” ujar Andy.
Namun, ketika anggota Satgas hendak menghadang mereka, ketiga orang tersebut melarikan diri menuju arah Malaysia. Upaya pengejaran dilakukan, namun kondisi gelap menghalangi penangkapan mereka, sehingga ketiga tersangka berhasil melarikan diri.
Meskipun demikian, dalam operasi tersebut, Satgas berhasil menemukan dua karung berwarna putih dan biru yang berisi narkotika jenis sabu sebanyak 34 paket dengan total berat sekitar 35,9 kilogram, serta 7 paket ekstasi yang berjumlah sekitar 35 ribu butir.
Informasi tentang rencana penyelundupan ini awalnya diperoleh dari masyarakat setempat pada tanggal 11 Juli 2024. Danpos Gabma Temajuk, Letda Kav Alessandro Del Piero, kemudian melaporkan temuan ini kepada Dansatgas Pamtas Yonkav 12/BC, dan selanjutnya kepada Danrem 121/ABW, Brigjen TNI Luqman, untuk penanganan lebih lanjut.
“Anggota Pos Gabma Temajuk melaksanakan operasi penyelidikan dan patroli di jalur tikus yang dicurigai tersebut. Operasi ini kemudian menghasilkan penemuan yang signifikan pada tanggal 13 Juli 2024,” ujar Andy. Seluruh barang bukti, termasuk sabu dan ekstasi yang berhasil diamankan, telah dilaporkan kepada Dankolakopsrem 121/ABW untuk langkah-langkah tindak lanjut yang lebih lanjut. (fah)
Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…
Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…
Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…
Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…
Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…