Categories: NASIONAL

Senggolan Waktu Joget, Prajurit TNI AD Tewas Ditembak

JAKARTA – Peristiwa penembakan yang melibatkan sesama anggota TNI terjadi di sebuah tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, pada Sabtu (16/5) dini hari. Insiden tersebut menyebabkan seorang prajurit TNI Angkatan Darat (AD) berinisial Pratu FAA meninggal dunia akibat luka tembak di bagian perut.

Kejadian berlangsung di Cafe, Resto, Bar and Live Music Panhead, Palembang, sekitar pukul 02.40 WIB. Terduga pelaku diketahui berinisial RN, 23, yang juga merupakan anggota TNI. Kapendam II/Sriwijaya Letkol Inf Yordania, memastikan terduga pelaku telah diamankan. Saat ini terduga pelaku berinisial RN tengah menjalani pemeriksaan intensif di Pomdam II/Sriwijaya.

“Pelaku sudah diamankan. Saat ini masih dalam pemeriksaan,” kata Yordania, Minggu (17/5).

Ia menjelaskan, proses penyelidikan masih terus berlangsung. Polisi Militer tengah mendalami termasuk motif penembakan, legalitas senjata api yang digunakan, hingga rangkaian kejadian sebelum insiden terjadi. Selain memeriksa saksi, Puspom juga menelusuri rekaman CCTV di lokasi hiburan malam, melakukan autopsi terhadap jenazah korban, serta mengumpulkan berbagai barang bukti lainnya.

Dalam pengungkapan kasus ini, Denpom 2/IV Palembang turut berkoordinasi dengan Polda Sumatera Selatan agar proses penyelidikan berjalan objektif dan menyeluruh.

“Proses ini membutuhkan waktu agar seluruh rangkaian peristiwa dapat diungkap secara akurat berdasarkan fakta di lapangan. Untuk perkembangan selanjutnya akan disampaikan pada kesempatan pertama,” tutur Yordania.

Sebelumnya, peristiwa di Panhead Cafe, Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) pada Sabtu dini hari (16/5) menyebabkan seorang prajurit TNI AD berinisial Pratu FAA meninggal dunia. Personel Detasemen Kesehatan Wilayah (Denkesyah) Pelembang itu tewas dengan luka tembak bersarang pada bagian perut sebelah kanan.
Korban dan pelaku yang berada dalam satu tempat terlibat selisih paham setelah bersenggolan saat berjoget. Kejadian itu langsung memantik keributan hingga perkelahian. Pelaku yang sempat dikeroyok oleh korban dan rekan-rekan korban lantas mengeluarkan senjata api dan meletuskan tembakan.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Gencarkan Pemetaan JABI, Masyarakat Diminta Tidak Lepasliarkan Ikan Asing

Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHIT) Papua memberikan perhatian serius terhadap isu masuknya…

3 hours ago

Tiga Penyakit Mematikan Ancam Warga Papua

Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…

7 hours ago

Ratusan Bangunan dan Kendaraan Terbakar

   Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…

8 hours ago

17 Tersangka Diproses, 2 Lainnya Diselesaikan Lewat RJ

Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…

9 hours ago

TNI Bantah Terlibat Ledakan di Halaman Gereja

Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…

10 hours ago

Bupati Intan Jaya Minta TNI/Polri dan TPNPB Tidak Korbankan Warga Sipil

Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…

11 hours ago