Categories: NASIONAL

Agung Laksono Benarkan Gibran akan Bergabung Partai Golkar

JAKARTA– Isu Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka akan berpindah partai bukan isapan jempol belaka. Pasalnya, usai hadirnya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengabulkan batas usia capres-cawapres minimal 40 tahun atau berpengalaman sebagai kepala daerah, Gibran diisukan akan berpindah dari PDI Perjuangan ke partai lain.
Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Agung Laksono mempersilakan jika putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) Gibran Rakabuming Raka akan bergabung menjadi kader Partai Golkar. Kehadiran Wali Kota Surakarta itu dinilai akan menunjukkan bahwa partai pimpinan Airlangga Hartarto sebagai partai tengah, yang menjadi salah satu pilihan bagi anak-anak muda.
“Pada prinsipnya kami welcome, kita akan sambut dengan baik jika Gibran ingin gabung,” kata Agung Laksono kepada wartawan di Jakarta, Selasa (17/10).
Golkar sebagai partai tengah, lanjut Agung, sangat terbuka bagi semua kalangan, termasuk anak-anak muda. Apalagi, Partai Golkar memiliki sejarah institusi yang sangat terhormat dan konsisten membangun karya yang progresif.
“Identitas Golkar adalah karya dan kekaryaan untuk masyarakat, sehingga ada kontribusi nyata dari setiap pemerintahan. Dengan posisinya sebagai Wali Kota Solo saat ini, tentunya kehadiran Gibran akan menunjukkan jati diri Golkar sebagai partai yang fokus pada kerja nyata para kadernya sebagai pemimpin bangsa,” ungkap Agung.
Menurut Agung, dipilihnya Partai Golkar sebagai kendaraan politik Gibran, menjadi bukti bahwa Partai Golkar dianggap sebagai wadah yang banyak melahirkan para pemimpin bangsa yang nasionalis dan moderat di mata anak-anak muda.
“Di mata anak-anak muda, Golkar sebagai tempat berkumpulnya para nasionalis, kaum moderat toleran, termasuk kalangan profesional dan relijius. Jadi ini mungkin yang menjadi pertimbangan anak-anak muda termasuk Gibran untuk bergabung bersama Golkar,” ucap Agung.
Agung Laksono yang juga Anggota Dewan Pertimbangan Presiden RI (Wantimpres RI) itu juga mengungkapkan, pasangan calon wakil presiden (cawapres) yang akan disandingkan dengan capres Prabowo Subianto pada Koalisi Indonesia Maju (KIM) berasal dari Partai Golkar.
“Saya mendengar ada komitmen bahwa slot untuk cawapres KIM dari Partai Golkar, kalaupun bukan dari Golkar, akan ‘di-Golkarkan’ dulu. Bisa melalui AMPI atau ormas hasta karya lainnya,” pungkas Agung.
Sumber: Jawapos
Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Golkar Tetapkan Prabowo Sebagai Capres 2029

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia menegaskan partainya telah menetapkan sikap untuk mendukung…

3 hours ago

Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur Sebagai Wapres

Menurut Rocky, polemik pendidikan Gibran tidak bisa dikaitkan dengan Presiden Prabowo Subianto. Bahkan, sikap negarawan…

4 hours ago

KPU dan Bawaslu Dilaporkan ke DKPP

Beberapa poin yang dipersoalkan oleh pelapor terdiri atas proses penerbitan PKPU Nomor 19 Tahun 2023…

5 hours ago

Masyarakat Nafri Tuntut Ganti Rugi Jalan Hamadi–Holtekamp

  Nerlince mengatakan, pembayaran ganti rugi atas lahan tersebut sudah berlangsung beberapa tahun oleh Pemerintah…

10 hours ago

Pembangunan Papua Tak Boleh Abaikan Masyarakat Adat

  Menurut Fakhiri, pembangunan Papua tidak dapat hanya diukur dari pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi.…

11 hours ago

Tahun Depan Kapal dan Pesawat Harus Masuk Waropen

Menurut Mote, konektivitas menjadi kebutuhan penting untuk membuka akses masyarakat sekaligus mempercepat pembangunan di Waropen.…

12 hours ago