Lebih lanjut, Kementerian Perdagangan juga tengah mendorong program digitalisasi pasar melalui kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Bank Indonesia. Program tersebut bertujuan memberikan kemudahan transaksi bagi masyarakat melalui penggunaan sistem pembayaran digital seperti QRIS, tanpa menghilangkan opsi pembayaran tunai.
“Ke depan kami ingin pasar rakyat semakin modern, namun tetap mempertahankan karakter tradisionalnya. Masyarakat memiliki pilihan untuk bertransaksi secara tunai maupun digital, sehingga aktivitas ekonomi menjadi lebih efisien dan inklusif,” tambahnya.
Audiensi tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Jayapura dan Kementerian Perdagangan RI dalam mendukung revitalisasi pasar, peningkatan kesejahteraan pedagang, serta penguatan ekonomi lokal yang berkelanjutan. (ana/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Ia menjelaskan, keberadaan personel BKO masih diperlukan untuk mendukung upaya pemulihan keamanan pasca konflik yang…
Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Frederickus W. A. Maclarimboen, melalui Kasat Resnarkoba Polresta Jayapura Kota,…
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga melalui Ps Kasi Humas Ipda Andre MSB dikonfirmasi membenarkan laporan…
Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku menegaskan komitmennya dalam menjaga transparansi dan ketepatan penyaluran BBM…
Presiden Prabowo Subianto menerima surat apresiasi dari siswa SMK Negeri 1 Sorong, Papua Barat Daya,…
Pemerintah Kota Jayapura didesak untuk segera mendorong peningkatan kemandirian fiskal daerah. Hal ini dinilai penting…