Lebih lanjut, Kementerian Perdagangan juga tengah mendorong program digitalisasi pasar melalui kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Bank Indonesia. Program tersebut bertujuan memberikan kemudahan transaksi bagi masyarakat melalui penggunaan sistem pembayaran digital seperti QRIS, tanpa menghilangkan opsi pembayaran tunai.
“Ke depan kami ingin pasar rakyat semakin modern, namun tetap mempertahankan karakter tradisionalnya. Masyarakat memiliki pilihan untuk bertransaksi secara tunai maupun digital, sehingga aktivitas ekonomi menjadi lebih efisien dan inklusif,” tambahnya.
Audiensi tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Jayapura dan Kementerian Perdagangan RI dalam mendukung revitalisasi pasar, peningkatan kesejahteraan pedagang, serta penguatan ekonomi lokal yang berkelanjutan. (ana/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Bunda PAUD Kota Jayapura, Nerlince Wamuar Rollo, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Jayapura, Balai…
Pesan itu disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara Akad Massal KPR Sejahtera melalui skema…
Ketua MK Suhartoyo menyampaikan amar putusan yang pada pokoknya menyatakan ketentuan tersebut tetap konstitusional, namun…
Zet menjelaskan bahwa musibah ini sama-sama tidak diinginkan dan ia memahami bahwa ada banyak penghuni…
"Beliau adalah tokoh politik senior Partai Golkar yang telah banyak memberikan pengabdian dan pemikiran…
Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…