Categories: NASIONAL

Jangan ada Lagi Demo Anarkis!

JAYAPURA-Penjabat Wali Kota Jayapura Dr Frans Pekey, M.Si, mengatakan, sejak dulu sampai dengan hari ini, yang jelas seluruh masyarakat Kota Jayapura berkomitmen untuk menciptakan kota aman dan damai.  Karena itu, aksi demo atau penyampaian aspirasi yang anarkis atau tidak sesuai aturan hingga menyebabkan gangguan kamtibmas tidak boleh dilakukan di Kota Jayapura.

  “Kota Jayapura adalah kota yang nyaman, sehingga semua komponen masyarakat mempunyai tanggung jawab untuk merawat, menjaga Kota Jayapura sebagai kota yang aman dan damai, jika saja memang ada penyampaian aspirasi atau demo, lakukanlah dengan baik, menyampaikan aspirasi dengan cara terhormat melalui jalur-jalur yang ada,”ungkap Frans Pekey kemarin.

   Menurutnya, penyampaian aspirasi bisa dilakukan lewat perwakilan DPR/DPRD, sehingga tidak boleh melakukan secara anarkis. Selain itu juga sudah dilakukan antisipasi oleh Forkopimda bersama dengan aparat keamanan. “Apalagi Kota Jayapura sebagai ibu kota Provinsi Papua bukan hanya menjadi tugas atau atensi dari pemerintah wali kota, DPRD Kota Jayapura dan Forkopimda tetapi juga tanggung jawab Pemprov Papua punya tanggung jawab sama-sama,” lanjutnya.

  Diakui, ada langkah-langkah antisipasi yang dilakukan bersama Forkopimda dalam menyikapi situasi yang terjadi, seperti adanya penyampaian aspirasi terkait masalah kasus yang dialami pejabat di Papua yang memang membuat warga panik, sehingga ini juga menjadi perhatian serius Pemkot Jayapura.

  Frans Pekey juga menekankan jangan ada lagi demo yang mengarah anarkis seperti tahun 2019 lalu, sehingga demo yang mengarah anarkis tidak pernah akan diizinkan anarkis kedua kali, karena itu pendekatan yang dilakukan juga berbeda dan pendemo akan dibatasi oleh areal tertentu apalagi dari abepura ke pusat Kota Jayapura.

  Oleh karena itu, diminta kepada aparat kepolisian jika memang ada aksi demo atau penyampaian aspirasi yang tidak sesuai aturan dan membuat resah masyarakat tentu aparat bisa menindak secara tegas dan terukur.  Dengan demikian, tidak ada lagi hal yang tidak diinginkan di Kota Jayapura seperti di tahun 2019.(dil/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: KOTA

Recent Posts

Tiga Ruangan Baru di RSUD Wamena Diresmikan

Untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Wamena, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya meresmikan 3 ruangan yang…

10 hours ago

Dinkes Lanny Jaya Turun Kirimkan Tim Ke 3 Distrik Yang Terdampak Hujan Es

Kepala Dinas Kesehatan Lanny Jaya, Niel Yigibalom, SKM., M.Si., menyampaikan kondisi tersebut dalam rapat bersama…

11 hours ago

Pemprov Papua Pegunungan Minta Bantuan Pusat

Wakil Gubernur Papua Pegununugan Dr. Ones Pahabol, SE, MM menyatakan tak bisa dipungkiri lagi jika…

12 hours ago

Bupati Keerom Lantik Ketua Baru Kwarcab Pramuka  Keerom

Momen ini menjadi tonggak penting bagi kebangkitan Pramuka di Kabupaten Keerom setelah sempat vakum selama…

18 hours ago

Polres Jayapura Amankan 79 Botol Boplas di Doyo Lama

Penertiban dilakukan setelah polisi menerima informasi dari masyarakat terkait aktivitas penjualan Boplas yang dinilai meresahkan.…

19 hours ago

Kantor DPR Papua Digeledah Kejaksaan

Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…

1 day ago