“Mungkin akhir tahun ini akan ada Digital Single ID yang mengakibatkan semua bansos itu akan targeted (tepat sasaran). Anda nanti bisa kita berikan contoh face recognition, Anda berhak atau tidak berhak untuk mendapat bansos,” tegas purnawirawan Jenderal TNI tersebut.
Dengan sistem yang saling terintegrasi ini, Luhut optimistis efisiensi anggaran negara dapat ditingkatkan secara drastis, hingga mencegah kebocoran dana puluhan hingga ratusan miliar rupiah. Bagi warga Jawa Timur, inovasi ini sebenarnya sudah mulai terasa. Luhut menyebutkan bahwa proyek percontohan (pilot project) sistem penyaluran bansos berbasis AI ini telah sukses diterapkan di Kabupaten Banyuwangi, Jatim.
Melihat kesuksesan di Banyuwangi, pemerintah kini tengah memperluas uji coba ke 42 kabupaten/kota lainnya di Indonesia. Rencananya, Presiden Prabowo Subianto akan meninjau langsung perkembangan proyek ini pada Juli mendatang. (*)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Di balik lembaran berkas perkara yang menumpuk, ada kisah-kisah pilu tentang biduk rumah tangga yang…
Kepolisian Resor (Polres) Mimika tengah menyelidiki kasus penganiayaan berat yang menimpa seorang petugas keamanan swasta…
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua selaku Kepala Operasi (Kaops) Sikat Cartenz 2026, Kombes Pol…
elayanan kesehatan di daerah pedalaman Mimika masih menghadapi tantangan berat akibat keterbatasan fasilitas dan kebijakan…
Pertemuan tersebut membahas rencana pembukaan dan pengembangan lahan pangan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan…
Kepala SMA Negeri 1 Sentani, Kelasina Yanggroseray, meminta para orang tua siswa memahami keterbatasan daya…