Categories: NASIONAL

Minggu Terakhir Puasa, Sudahkah Mengambil 3 Pelajaran Penting Ramadan?

Lentera Ramadan

MENJALANKAN puasa selama Ramadhan tidak hanya berkaitan dengan menahan lapar dan haus. Justru, Ramadhan menjadi waktu terbaik untuk memperbaiki diri dan memperkuat nilai spiritual, empati sosial serta kedisiplinan diri. Ramadhan merupakan waktu bagi umat muslim untuk memperdalam refleksi diri, meningkatkan ibadah dan memperkuat hubungan sosial seperti berbuka bersama dan berbagi. Dilansir dari BBC News, setidaknya ada 3 hikmah penting dari puasa Ramadhan.

Mengajarkan bagaimana cara mengendalikan diri

Dilansir dari BBC News, Puasa memberi peluang seseorang untuk melatih diri untuk makan dan minum. Melalui proses tersebut, seseorang dapat belajar mengembangkan kedisiplinan serta kemampuan mengendalikan diri pada aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu. puasa tidak hanya dipahami sebagai ibadah bersifat fisik, tetapi juga sebagai sarana membentuk pribadi yang lebih tertata.

Selain menahan lapar dan haus, orang yang menjalankan puasa dianjurkan untuk menjaga sikap dan perilaku. Hal ini dilakukan agar terhindar dari ucapan yang tidak baik, mengendalikan emosi dan bersikap tenang saat menghadapi situasi. Data yang dilansir oleh BBC, Senin (11/3), kebiasaan itu membantu seseorang membentuk pola pikir positif, memperdalam refleksi diri dan mendorong perilaku lebih baik di kehidupan sehari-hari.

Menumbuhkan rasa empati terhadap sesama

Puasa mengajarkan pentingnya memahami kondisi orang lain, terutama mereka dengan keterbatasan. Dengan merasakan lapar dan haus, seseorang akan lebih menghargai nikmat yang dimiliki serta dorongan untuk berbagi kepada yang membutuhkan. Tujuan utama puasa adalah menumbuhkan empati terhadap orang yang kurang beruntung. Dengan menahan lapar dan haus menjadi dorongan untuk peduli kepada mereka yang hidup dalam kekurangan serta meningkatkan kegiatan amal dan berbagi selama bulan Ramadhan.

Data yang dilansir oleh Associated Press, Senin (11/3). Berpuasa mendorong seseorang melakukan tindakan nyata seperti berbagi dan membantu masyarakat yang membutuhkan. Hal ini menjadi nilai sosial yang memperkuat rasa solidaritas dan kepedulian masyarakat.

Memperkuat hubungan spiritual dengan tuhan

Ramadhan menjadi waktu untuk memperdalam hubungan spiritual dengan tuhan. Umat muslim meningkatkan ibadah seperti membaca Al-Qur’an, dalat malam dan berdoa. Aktivitas tersebut membantu seseorang meningkatkan terhadap nilai-nilai keamanan. Dilansir dari The Asian Age, Sabtu (12/3).

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Pembangunan Sekolah Rakyat di Biak Resmi Dimulai

Pembangunan Sekolah Rakyat yang akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas ini dianggarakan melalui i APBN dengan…

56 minutes ago

BTM: Pembangunan Sejatinya Bisa Menjaga Jati Diri dan Budaya

Benhur Tomi Mano, MM (BTM) menegaskan bahwa pembangunan sejati tidak hanya diukur dari berdirinya gedung…

1 hour ago

Tahapan Seleksi Sekda Definitif Papua Pegunungan Tunggu SK dari Presiden

PJ Sekda Provinsi Papua Pegunungan Drs. Wasuok Demianus Siep menyatakan untuk jabatan Sekda Papua Pegunungan…

2 hours ago

Ratusan Warga Sambut Kunjungan Gubernur Apolo Safanpo di Warse dengan Perahu Tradisional

Pantauan di lokasi, sejak pagi ratusan warga mendayung perahu tradisional untuk menjemput speedboat yang ditumpangi…

3 hours ago

Gubernur Berharap Asrama SMAK Asmat Jadi Tempat Pendidikan Budi Pekerti

Gubernur  Apolo mengatakan kehadiran asrama diharapkan tidak hanya mendukung proses belajar mengajar, tetapi juga menjadi…

4 hours ago

Pemkab Biak Numfor dan Supiori Diminta Usulkan Tambahan Kuoata

Selain melihat dari dekat antrian kendaraan, Marthinus Pasang juga menemui pengelola SPBU dan pihak  Rayon…

5 hours ago