Categories: NASIONAL

BGN Sebut Butuh 1.500 Peternak Ayam Petelur Baru pada 2026

SURABAYA – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengungkapkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) membutuhkan tambahan sedikitnya 1.500 peternak ayam petelur baru pada 2026. Hal itu untuk menjaga pasokan telur seiring meningkatnya jumlah penerima manfaat.

Ketua Asosiasi Paguyuban Peternak Rakyat Nasional (PPRN) Rofi Yasifun kepada Radar Surabaya menanggapi hal tersebut dengan mengatakan bahwa sebenarnya produksi dan stok telur di kandang sangat mencukupi.

“Kalau bicara produksi, telur itu sebenarnya aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan, termasuk mendukung program MBG,” ujar Rofi, Minggu (11/1).

Namun demikian, Rofi mengaku menerima informasi dari pemerintah pusat terkait harga telur yang melampaui batas di sejumlah daerah. Disebutkan, harga telur ayam ras di beberapa wilayah telah menembus angka Rp30.000 per kilogram. Meski begitu, ia mengaku tidak mengetahui daerah mana saja.

“Saya dapat informasi dari pusat bahwa di beberapa daerah harga telur sudah di atas Rp30.000. Tapi daerahnya di mana saja, saya belum tahu detailnya,” katanya.

Menurut Rofi, persoalan utama yang perlu mendapat perhatian serius pemerintah bukan semata harga jual telur di tingkat konsumen, melainkan biaya produksi di hulu, khususnya harga pakan ternak. Ia menilai, keberlanjutan usaha peternak sangat bergantung pada stabilitas dan keterjangkauan harga pakan.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Buruknya Tata Kelola, Pemanfaatan Aset Pemprov Tak Optimal

Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengatakan, PT Irian Bhakti Mandiri memiliki aset bernilai besar yang…

6 hours ago

Gelombang Tinggi Mengancam Perairan Utara Papua

Peringatan tinggi gelombang tersebut muncul di perairan utara Papua dikarenakan beberapa hari terakhir terpantau signifikan.…

6 hours ago

Jika Papua Utara Jadi, Suka Tidak Suka Harus Diterima

Provinsi baru ini nantinya akan membawahi wilayah adat Saireri, yang mencakup lima kabupaten yaitu; Biak…

7 hours ago

TP3C dan Staf Khusus Diharap Beri Masukan Objektif ke Gubernur

Pelantikan tersebut dilaksanakan setelah tiga bulan masa pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua pasca dilantik…

7 hours ago

Komisi X DPR Dorong Perluasan Akses dan Lokasi Sekolah Rakyat di Papua

“Banyak anak di Papua menghadapi hambatan, bukan hanya soal jarak sekolah, tetapi kondisi ekonomi keluarga.…

8 hours ago

Sosok Polisi Bhabinkamtimas yang Jadi “Lentera” di Kampung Terapung

Mesin menderu pelan, membelah air tenang menuju Kampung Enggros, sebuah pemukiman unik yang berdiri di…

8 hours ago