

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo saat melihat Abrasi di Pulau Metu Debi, Senin (10/3). (foto:Takim/Cepos)
Walikota Janji Pemkot Akan Bangun Taluk di Metu Debi
JAYAPURA-Ancaman abrasi pantai tidak hanya terjadi di sepanjang pantai Hamadi dan Holtekamp, ancaman abrasi ini juga terjadi di Pulau Metu Debi yang berada di Kampung Tobati Engros dalam kawasan Teluk Youtefa.
Bahkan, abrasi pantai yang makin parah ini bisa mengancam jejak sejarah Pulau Metu Debi, sebagai tempat pertama injil masuk di Tanah Tabi. Dimana di pulau Metu Debi ini dibangun Tugu Pekabaran Injil, untuk mengenang masuknya peradaban pada 10 Maret 1910. Dimana Injil pertama kali masuk ke Tanah Tabi, dibawa oleh Pdt. FDS Van Hassel, seorang misionaris (zending) asal negara Jerman.
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo menyampaikan apresiasi Pulau Metu Debi menjadi saksi sejarah injil masuk di tanah Tabi, tabir kegelapan dibuka. Terang injil itu memancarkan cahaya kekudusan ke seluruh pelosok tanah Tabi negeri matahari terbit, sejak 115 tahun yang lalu.
“Jadi tempat ini telah menyimpan sejarah pada peradaban tanah Papua, khususnya tanah Tabi, untuk itu perlu kita jaga,” ujar Abisai Rollo usai ikut kegiatan HUT PI yang berlangsung di Pulau Metu Debi, Senin (10/3).
Page: 1 2
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, dr. Beeri I.S. Wopari, M.Kes, mengatakan pihaknya mendapat instruksi…
Dialog yang berlangsung di dalam Lapas membahas sejumlah isu strategis penyelenggaraan pemasyarakatan di Papua,…
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kota Jayapura, Rocky Bebena, S.Pd., M.Pd., menegaskan pentingnya akuntabilitas…
"Puskesmas-puskesmas sudah siap melayani masyarakat yang ingin melakukan CKG namun hingga akhir bulan Juni…
Peristiwa keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang terjadi di SMA Negeri 5 Jayapura dan juga…
Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Mamberamo membagikan seribu bibit tanaman secara gratis kepada masyarakat…