Categories: BERITA UTAMA

Bendahara Akui Dana Miliaran Diserahkan Tanpa Dokumentasi

Dari Sidang Kasus Korupsi PON XX Papua

JAYAPURA – Masih dalam tahap pemeriksaan saksi, sidang ke empat kasus tindak pidana korupsi penggunaan dana Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 menghadirkan Wakil l Bendahara Umum PON XX Papua, Theresia Eka Kambuaya di pengadilan negeri kelas 1 A Jayapura, Senin (10/3) sore.

Saksi lainnya seperti Baharuddin selaku staf dari bendahara umum PB PON XX Papua dan Sonya Baransano selaku staf keuangan PB PON XX Papua saat itu turut dimintai keterangan oleh ketua majelis hakim Ketua Majelis Hakim Derman Parlungguan Nababan.Diketahui Theresia Eka Kambuaya, tidak hanya menjabat sebagai Wakil l Bendahara Umum PON XX Papua, namun ia juga menjabat sebagai bendahara pada peresmian Stadion Lukas Enembe.

Dalam keterangannya, Theresia Eka Kambuaya mengatakan bahwa anggaran yang dibutuhkan sekretariat PB PON XX Papua saat itu kurang lebih sebesar Rp 207, 5 miliar yang kemudian ia terima untuk keputusan diseketariat PON XX Papua sebanyak Rp 170, 500 miliar.

Sementara itu, kata Theresia dana peresmian Stadion Lukas Enembe sebanyak Rp 63,5 Milyar. Dana tersebut hasil pinjaman dari pemerintah daerah Papua. Dari jumlah tersebut yang disetor ke PB PON untuk meresmikan stadion tersebut sebesar Rp 45 miliar.

Sisa dari dana tersebut yang menjadi pertanyaan majelis hakim dipersidangan dengan jumlah kurang lebih sebanyak Rp 18.5 Milyar. “Dana 18,5 Miliyar ini kemana? dan gunanya untuk apa,” tanya ketua hakim kepada saksi Theresia. Menangapi pertanyaan dari ketua majelis hakim tersebut, Theresia menjelaskan bahwa Sebesar Rp 10 miliar dari Rp 18,5 miliar tersebut digunakan untuk menyelesaikan permasalahan hak ulayat dibeberapa tempat salah satunya masalah pemalangan Stadion Lukas Enembe.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Desak Perlindungan Warga Sipil di Tengah Konflik Bersenjata

Karenanya YKKMP berencana akan memasang baliho hak-hak masyarakat sipil khususnya di Distrik Sinak dan Kembru,…

12 hours ago

Harga Minyak Tanah Bersubsidi di Pengecer Semakin Tak Masuk Akal

arga penjualan minyak tanah (Mitan) bersubsidi di tingkat pengecer pada pasaran Wamena semakin meninggi. Sebab…

13 hours ago

Dua Bersaudara jadi Korban Curas di Kampung Tulem

Aksi pencurian dengan kekerasan kembali terjadi di Jayawijaya kembali terjadi. Kali ini tepatnya di Kampung…

14 hours ago

Rumah Sakit Pengampu Nasional dan Regional Cek Langsung RSUD Merauke

Saat di RSUD Merauke tersebut, para direktur utama rumah sakit tersebut didampingi Kepala Dinas Kesehatan…

16 hours ago

Mimika Diterjang Hujan Lebat dan Angin Kencang

Dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan BMKG, sejak pukul 13.00 WIT, hujan dengan intensitas sedang hingga…

17 hours ago

Belasan OPD Absen, Wali Kota Beri Sinyal Ganti

Tak hanya di tingkat OPD, rendahnya partisipasi juga terjadi di jajaran wilayah. Dari lima kepala…

18 hours ago