Categories: NASIONAL

Jaga Stok Beras, Wapres Minta Spekulan Ditindak Tegas

JAKARTA–Pasokan beras jelang Ramadan mendapat perhatian Wakil Presiden Ma’ruf Amin. Kemarin (11/3) Wapres meninjau gudang Bulog Kelapa Gading, Jakarta. Dia juga meminta perlu ada penegakan hukum yang tegas kepada para spekulan.

Menurut Ma’ruf, selama ini keberadaan spekulan kerap menyusahkan masyarakat. Mereka sering membuat stok kebutuhan masyarakat menjadi langka. Dampaknya, harga-harga jadi melambung. Apalagi, jelang Ramadan seperti sekarang ini, permintaan bahan pokok seperti beras, minyak goreng, daging, dan sejenisnya meningkat cukup signifikan.

Permintaan yang naik tersebut sering memacu gangguan distribusi. ’’Supaya dilakukan penegakan hukum yang tegas terhadap para spekulan yang menimbun komoditas sehingga kebutuhan masyarakat menjadi terganggu,’’ tegasnya.

Ma’ruf juga meminta terkereknya harga kebutuhan yang disebabkan kenaikan permintaan harus dalam batas wajar. Dia lantas mengimbau kepada para pengusaha dan pelaku pasar untuk tidak melakukan ekspor bahan pangan sepanjang kebutuhan dalam negeri belum tercukupi.

Direktur Utama Bulog Budi Waseso mengatakan, saat ini ketersediaan cadangan beras pemerintah (CBP) mencapai 800 ribu ton. Pihaknya juga akan menyerap gabah atau beras produksi dalam negeri sebanyak 1,2 juta ton untuk menambah stok yang ada. ’’Jajaran kami telah memetakan wilayah-wilayah siap panen dan mengedepankan kebutuhan pangan dalam negeri,” ucapnya. (wan/c17/dio/JPG)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: NASIONAL

Recent Posts

Akui Peredaran Narkoba Masih Tinggi

Menurut Aflian, keberhasilan pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan oleh aparat kepolisian semata. Dukungan dan partisipasi…

46 minutes ago

Marak Penipuan Loker Catut Nama Freeport

​Berdasarkan hasil penyelidikan awal otoritas kepolisian, pelaku melancarkan aksinya dengan skema yang terstruktur. Mereka menjanjikan…

2 hours ago

141 WNI Jalani Proses Hukum di Papua Nugini

Sebanyak 141 warga negara Indonesia (WNI) tercatat sedang menjalani proses hukum dan hukuman di Papua…

3 hours ago

Vaksin Campak Dipastikan Tersedia, Papua Selatan Siapkan Imunisasi Massal Tangani KLB

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta C. H. Rahangiar menjelaskan, koordinasi penanganan KLB…

4 hours ago

Kejagung Beberkan 12 Kasus Besar

Dalam konferensi pers di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah Indonesia (Bakom) pada Rabu (24/6), JAM Pidsus…

5 hours ago

Proses Penjemputan Ternyata Tak Mudah

Keputusan tersebut tidak datang begitu saja. Taufik diketahui sempat meminta saran kepada mantan atasannya, Dadang…

9 hours ago