Categories: NASIONAL

Chatib Basri, Ekonom Senior yang Menghadap Presiden di Tengah Isu Reshuffle

Tumbuh besar di lingkungan keluarga berdarah seni membuat Chatib kecil awalnya lebih tertarik pada dunia politik, sastra, dan seni ketimbang ilmu ekonomi. Sisi seniman ini bahkan sempat dibuktikannya dengan ikut tampil dalam pementasan Teater Cradda di Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Namun, jalan hidup membawanya ke arah yang berbeda. Selepas menyelesaikan sekolah menengah di Kolese Kanisius, Chatib memantapkan silsilah pendidikannya di bidang ekonomi:

Sarjana (S1): Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (lulus tahun 1992). Magister: Master of Economic Development (M.Ec.Dev.) di Australian National University (ANU) pada tahun 1996.Doktoral (S3): Meraih gelar PhD dalam bidang Ekonomi dari Australian National University (ANU) pada tahun 2001. Karier Akademik Internasional dan Birokrasi Pemerintahan Keahlian utama Dr Chatib Basri berfokus pada bidang makroekonomi, perdagangan internasional, dan ekonomi politik.

Setelah menggondol gelar sarjana, ia mengawali kariernya sebagai peneliti di LPEM-FEUI serta menjadi dosen di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia hingga saat ini. Di kancah internasional, rekam jejak akademisnya sangat mentereng. Ia pernah menjadi Ash Centre Senior Fellow di Harvard Kennedy School (2015–2016), Fellow di University of California at San Diego (2016), serta mendapat kehormatan sebagai Theee Kian Wie Distinguished Visiting Professor di Australian National University.

Chatib juga aktif mengajar di berbagai forum bergengsi luar negeri, seperti Harvard Ministerial Leadership Forum. Di level birokrasi nasional, portofolio kepemimpinannya sudah teruji lintas era presiden: 2006–2010: Menjadi Penasihat Khusus Menteri Keuangan RI sekaligus Deputi Menkeu untuk G-20. 2012–2013: Dipercaya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjabat sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Presiden Bakal ke Luar Negeri LagiPresiden Bakal ke Luar Negeri Lagi

Presiden Bakal ke Luar Negeri Lagi

"KTT ASEAN dengan Rusia? Ya di Kazan ya, tanggal 17," kata Havas di Kompleks Istana…

6 hours ago

Ojol Jadi Pelapor Terbesar Kejahatan Jalanan

Berdasar laporan yang diterima oleh Komjen Ramdani, lebih dari 90 persen kejahatan jalanan, insiden, dan…

7 hours ago

Striker Pembunuh Mimpi Persipura Dirumorkan Bakal Merapat

Ia merupakan striker yang membunuh mimpi Persipura pada partai penentu lolos tidaknya kedua tim melaju…

12 hours ago

Gubernur: RSUP Indikator Penguatan Layanan Kesehatan di Tanah Papua

Gubernur Papua Matius D. Fakhiri menilai RSUP Jayapura telah menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, nyaman,…

13 hours ago

Sidang PSN Bergulir, Kemenhan Tak Hadir

Sidang yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Merna Cinthia, didampingi hakim anggota Irfan Amos Sampe…

13 hours ago

Wali Kota: Pelayanan Kesehatan Tidak Boleh Kendor!

Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, menegaskan bahwa pelayanan kesehatan kepada masyarakat harus tetap berjalan…

14 hours ago