Categories: NASIONAL

Daging Babi dan Emas Perhiasan Turut Pengaruhi Inflasi di Mimika

MIMIKA – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Mimika mencatat, pada Februari 2025 terjadi inflasi year on year (y-on-y) Timika sebesar 2,65 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 108,76.

Dalam berita resmi statistik yang diterima media ini, Minggu (9/3), Kepala BPS Kabupaten Mimika, Ouceu Satyadipura menerangkan, inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks kelompok pengeluaran, yaitu kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 7,27 persen.

Kemudian, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 1,64 persen; dan kelompok kesehatan sebesar 8,04 persen.

Kelompok transportasi sebesar 0,92 persen, kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 1,45 persen, kelompok pendidikan sebesar 1,09 persen, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 5,64 persen, serta kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 11,86 persen.

Sementara kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks, yaitu kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 1,01 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 13,46 persen; serta kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,89 persen.

“Tingkat deflasi month to month (m-to-m) Timika Februari 2025 sebesar 0,01 persen dan tingkat deflasi year to date (y-to-d) sebesar 1,60 persen,” tulis Ouceu.

Indeks Harga Konsumen/Inflasi menurut kelompok perkembangan harga berbagai komoditas pada Februari 2025 secara umum menunjukkan adanya kenaikan.

Berdasarkan hasil pemantauan BPS Kabupaten Mimika, pada Februari 2025 terjadi inflasi y-on-y sebesar 2,65 persen atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 105,95 pada Februari 2024 menjadi 108,76 pada Februari 2025. Tingkat deflasi m-to-m sebesar 0,01 persen. Sedangkan tingkat deflasi y-to-d sebesar 1,60 persen.

Inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks kelompok pengeluaran, yaitu kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 7,27 persen dan kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 1,64 persen.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Rumah Singgah ODGJ dan Anak Terlantar Diminta Segera Direalisasikan

Anggota DPRK Kota Jayapura, Barend Bartolomeus Taniauw atau akrab disapa Barto, mendorong Pemerintah Kota Jayapura…

9 hours ago

Theo: Tak Masuk Akal Orang Papua Sandera Orang Papua

Theo menilai kasus dugaan penyanderaan itu masih belum jelas karena adanya perbedaan informasi antara pihak…

2 days ago

OTT Rektor Unsoed Jadi Alarm bagi Perguruan Tinggi di Papua

   Merespon terkait dengan kasus tersebut​, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, M.Hum., menegaskan…

2 days ago

El Nino Kuat Bayangi Mimika, BMKG Peringatkan Asap Kiriman dan Gangguan Penerbangan

BMKG Stasiun Meteorologi Mozes Kilangin Timika mengimbau warga Kabupaten Mimika untuk mewaspadai cuaca ekstrem akibat…

2 days ago

Giliran Asap Negara Tetangga Resahkan Warga RI-PNG

Asap yang disinyalir dari kebakaran hutan dan lahan ini justru muncul dari arah negara tetangga…

2 days ago

Satpol PP Siagakan 10 Personel Amankan  Kantor Dinkes Merauke

Penempatan personel tersebut dilakukan menyusul persoalan pemalangan Kantor Dinas Kesehatan yang sebelumnya membuat aktivitas pegawai…

2 days ago