Lebih lanjut, Prabowo menekankan bahwa perkenalan AI dan teknologi digital tidak boleh menghisap nilai-nilai jurnalisme, apalagi merusak ekonomi media masa. Ia mengingatkan bahwa teknologi harus menjadi alat bantu, bukan pengganti nurani.
Prabowo pun mengakui tantangan pers yang kian kompleks. Yang mana, di satu sisi terdapat tuntutan hadirnya jurnalisme berkualitas tinggi, namun di sisi lain persoalan insentif ekonomi dan model bisnis media masih menjadi pekerjaan besar.
Namun, kata Prabowo pemerintah akan terus berupa mencari solusi untuk mengatasi dilema tersebut. Ia juga mengajak semua pihak untuk meneguhkan kembali peran penting pers Indonesia. (mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Jayapura, Asep Khaled, menjelaskan bahwa perencanaan…
Kata Slamet, yang menarik adalah Distrik Mimika Baru sebagai salah satu distrik yang terletak di…
Mengetahui cara menghilangkan cegukan dengan cepat adalah hal yang penting, terutama jika cegukan terus muncul…
“Kami telah menjalani verifikasi dari tim provinsi. Tahun ini Kabupaten Jayapura kembali mendapatkan pendampingan tim…
Dalam keterangannya, Dosen Kesehatan Masyarakat itu menjelaskan faktor-faktor yang berperan dalam menyumbangkan polusi laut ada…
Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Kemenko Polkam Kolonel Infanteri Honi Havana menyampaikan bahwa informasi…