Categories: NASIONAL

Prabowo: Papua Jadi Prioritas Pengembangan Energi Berkelanjutan

Prabowo juga menekankan bahwa kemandirian energi akan berdampak langsung pada penguatan fiskal negara. Saat ini Indonesia masih mengimpor bahan bakar minyak (BBM) dengan nilai sekitar Rp520 triliun per tahun.

Jika ketergantungan impor dapat ditekan, anggaran negara akan memiliki ruang lebih besar untuk percepatan pembangunan daerah. Ia bahkan menyebut bahwa penghematan hingga Rp500 triliun dapat membuka peluang alokasi anggaran sekitar Rp1 triliun untuk setiap kabupaten.

Presiden turut memaparkan target konkret pemerintah, yakni mulai tahun depan Indonesia tidak lagi mengimpor solar dari luar negeri. Selanjutnya, impor bensin ditargetkan dapat dihentikan secara bertahap dalam empat tahun ke depan. Dari sisi perencanaan, Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, menyatakan Papua diproyeksikan memegang peran penting dalam agenda bioenergi nasional.

“Papua merupakan salah satu wilayah yang diproyeksikan berkontribusi signifikan terhadap target nasional produksi bioetanol,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Erika Retnowati, menekankan pentingnya kesiapan infrastruktur energi di Papua, termasuk peningkatan kapasitas penyimpanan BBM dan avtur sebagai langkah antisipatif menjaga keandalan pasokan, terutama menghadapi tantangan distribusi dan kondisi cuaca.

Penguatan energi berkelanjutan di Papua menjadi bagian dari strategi besar pemerintah dalam mempercepat transisi energi, menekan impor BBM, serta mendorong pemerataan pembangunan. Dengan memaksimalkan potensi energi lokal, Papua diproyeksikan menjadi salah satu pilar utama menuju kemandirian energi Indonesia. (*)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Keluhkan Kecilnya DAU dan ASN yang Enggan PindahKeluhkan Kecilnya DAU dan ASN yang Enggan Pindah

Keluhkan Kecilnya DAU dan ASN yang Enggan Pindah

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…

2 days ago

Sanksi Jangan Berhenti di Administratif

Merespon terkait dengan itu, ​Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…

2 days ago

TNI Tak Gentar Ancaman OPM

Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…

3 days ago

Gubernur: Koreksi Total, Jangan Terulang Lagi!

  Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…

3 days ago

Utang Negara Capai Rp 10.000 Triliun

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…

3 days ago

Dana Otsus Bukan untuk Operasional dan Belanja Kantor!

Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…

3 days ago