

Donald Trump berbicara di Gedung Putih di Washington, DC, tak lama setelah insiden penembakan pada Makan Malam Koresponden Gedung Putih, Sabtu (25/4). (Deadline).
JAKARTA- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melontarkan kritik keras setelah Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS menyetujui resolusi yang mendesak penarikan pasukan Amerika dari konflik dengan Iran. Trump menilai langkah tersebut mengganggu upaya diplomatik yang sedang berlangsung dan menyebut para pendukung resolusi itu bertindak tidak patriotik.
Resolusi yang disahkan DPR AS pada Rabu (3/6) dengan suara tipis 215 berbanding 208 itu menjadi pukulan politik bagi Trump.Pasalnya, selain mendapat dukungan dari Partai Demokrat, empat anggota Partai Republik juga ikut mendukung langkah yang bertujuan membatasi keterlibatan militer AS dalam perang melawan Iran.
Melalui unggahan di platform Truth Social, Trump mengaku kecewa karena pemungutan suara dilakukan ketika pemerintahannya sedang berada dalam tahap akhir perundingan untuk mengakhiri konflik dengan Republik Islam Iran.“Pemungutan suara itu terjadi tepat di tengah negosiasi terakhir saya untuk mengakhiri perang dengan Republik Islam Iran,” tulis Trump.
Page: 1 2
Warga setempat menyebut mereka anak jantung kota, sebutan sayang bagi anak jalanan. Mereka tumbuh…
Andi, salah seorang sopir truk yang mengantre solar, mengaku kehadiran personel kepolisian sangat membantu. Menurutnya,…
Sejak tim memulai latihan bersama, Boaz terlihat masih melakukan latihan terpisah di pinggir lapangan dan…
Takuya rencananya akan dipinjamkan ke salah satu kontestan Liga 2. Artinya Persipura mencari pengganti gelandang…
Gelandang Persipura Jayapura, Bima Ragil, dipastikan bertahan dan kembali membela tim untuk musim kompetisi Liga…
Seluruh pihak harus bersama-sama mendorong lahirnya generasi muda yang bangga terhadap identitas dan warisan…