Pada 2021, Mamdani bertemu Rama Duwaji, seniman keturunan Suriah-Amerika, lewat aplikasi kencan. Keduanya menikah di balai kota New York awal tahun ini, melengkapi kisah seorang imigran muda yang kini menjadi simbol harapan baru bagi jutaan orang.
Namun demikian, kemenangan Mamdani juga datang di tengah meningkatnya sentimen anti-imigran dan Islamofobia, serta ancaman kebijakan keras dari mantan Presiden Donald Trump yang kerap menyerangnya di media sosial.
Namun, Mamdani tetap konsisten. “Saya Muslim, saya seorang demokrat sosialis, dan saya tidak akan pernah meminta maaf untuk itu,” tegasnya dalam pidato kemenangan.
Dengan visinya yang berpihak pada rakyat kecil dan keberaniannya menantang arus politik lama, Zohran Mamdani kini menjadi simbol kebangkitan generasi baru Amerika, muda, beragam, dan tak takut bermimpi besar. (*/JawaPos.com)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Sekitar pukul 10.30 WIT, tim gabungan bergerak cepat menuju lokasi menggunakan kapal cepat milik Direktorat…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda memastikan visi dan misi pemerintahannya bersama Wakil Bupati harus benar-benar dirasakan…
Penyidikan yang dilakukan atas tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Curas) yang terjadi pada Minggu 1…
Menurutnya, selama ini pembangunan di Papua belum sepenuhnya dirasakan manfaatnya oleh masyarakat setempat. Ia menilai…
Menanggapi hal itu, Anggota DPR Papua, Alberth Merauje menegaskan bahwa persoalan PSN tidak dapat serta-merta…
Pemerintah Kabupaten Waropen mengukir sejarah baru dalam tata kelola keuangan daerah. Setelah selama 18 tahun…