Categories: NASIONAL

Soal Infrastruktur, Mega Puji Jokowi

JAKARTA – Beberapa pihak sempat mengkritisi kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Termasuk tentang pembangunan jalan, tol, dan proyek infrastruktur lainnya. Namun, Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri memberi pujian terhadap kerja Jokowi selama dua periode memimpin.

Menurut Mega, masyarakat mesti objektif. ’’Kalau ada orang sepertinya menutup mata, mengatakan bahwa kerja Pak Jokowi membuat transportasi dalam pengertian jalan itu, saya pikir orang itu kurang bijaksana,’’ ujar Mega dalam konferensi pers bersama Jokowi, Ganjar Pranowo, dan Puan Maharani setelah pembukaan Rakernas III PDIP di Jakarta kemarin (6/6).

Presiden kelima RI itu menuturkan, pembangunan jalan, jembatan, pelabuhan, bandara, dan infrastruktur lainnya harus dilihat secara holistik. Dari pembangunan tersebut, mulai yang paling sederhana, ekonomi rakyat bertumbuh. Mobilitas orang dari satu daerah ke daerah lain kini semakin cepat terhubung. ’’Itu berarti kita membangun,’’ ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Mega juga menyinggung masa depan Indonesia. Sebelum jauh berbicara tentang target Indonesia Emas 2045, putri Bung Karno tersebut mengajak semua pihak untuk terus membangun sumber daya manusia (SDM).

Dalam rentang waktu menuju itu, Indonesia mengalami bonus demografi. Yakni, bertambahnya penduduk usia kerja produktif. Karena itu, pengembangan SDM dan pembangunan mental manusia yang unggul adalah kunci. ’’(Bonus demografi) bisa menaikkan produksi dan lain sebagainya,’’ tuturnya.

Momentum itu, kata Mega, tidak boleh dilewatkan. Sebab, Indonesia yang saat ini masih negara berkembang bisa melompat jadi negara maju. Dengan demikian, bisa sejajar dengan India, Tiongkok, dan Amerika Serikat. ’’Insya Allah, kalau benar begitu kejadiannya, kita menjadi nomor empat,’’ ungkap Mega.

Sementara itu, Presiden Jokowi menyampaikan tantangan bangsa ke depan. ’’Kesulitan-kesulitan global sudah sering saya sampaikan. Baik yang berkaitan dengan krisis pangan, krisis energi, krisis keuangan, maupun perang,’’ katanya.

Mantan gubernur DKI Jakarta itu mengungkapkan, tantangan ke depan harus diketahui bersama agar PDIP dapat menyusun antisipasi terhadap krisis global. PDIP bisa mendesain rencana besar kalau diberi kesempatan untuk mengelola negara ini.

’’Ada kesempatan besar dalam membawa negara ini masuk sebagai negara maju dalam 13 tahun ke depan. Tentu akan lebih baik kalau perencanaan besarnya disiapkan mulai sekarang dalam rakernas PDIP ini,’’ terangnya.

  Rakernas III PDIP kali ini mengangkat tema Fakir Miskin dan Anak Telantar Dipelihara oleh Negara. Dalam pembukaan rakernas kemarin, Mega dan Jokowi menyampaikan pidato secara tertutup. Hadir dalam acara itu para pengurus DPP, DPD, anggota Fraksi PDIP DPR RI, dan sejumlah kepala daerah dari PDIP. (lum/c18/hud)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Suara Perempuan Papua Diduga Ada 107 Ribu Warga Mengungsi

Jelasnya praktik kekerasan berbasis gender, kekerasan seksual, serta diskriminasi struktural maupun kultural dialami perempuan Papua…

2 days ago

Pembangunan Terminal Khusus Masih Dalam Tahap Pembahasan

Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Papua Selatan, Paino ditemui media ini disela-sela pembahasan…

2 days ago

Siap Sambut Rencana Investasi Rp 100 Triliun

Petrus Assem menjelaskan, penanaman tebu di Merauke tersebut untuk industry gula dengan produk turunannya bioethanol…

2 days ago

Pengukuhan Lembaga Adat Belum Dilakukan

Di tengah desakan kelompok warga yang menuntut pengukuhan lembaga adat, Bupati Mimika Johannes Rettob memilih…

2 days ago

Disinyalir Terjadi Pelanggaran HAM Berat

al ini disampaikan langsung Direktur Eksekutif ALDP, Latifah Anum Siregar kepada Cenderawasih Pos melalui keterangan…

2 days ago

Bulog Salurkan Bantuan Pangan untuk 27 Ribu Warga

Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Timika mulai mematangkan persiapan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan…

2 days ago