Smith menilai pemerintahan Trump tengah mendorong agenda perubahan rezim di Amerika Latin, terutama dengan mendukung pemerintahan sayap kanan dan menekan pemerintahan kiri. Ia menyinggung dukungan Trump terhadap Presiden Argentina Javier Milei serta langkah AS yang memaafkan mantan Presiden Honduras Juan Orlando Hernández dari dakwaan narkotika.
Senada, ilmuwan politik Southern Methodist University, Matthew Wilson, menilai Kuba berpotensi menjadi target utama berikutnya. “Saya akan lebih khawatir jika berada di Kuba dibanding Kolombia. Ada dendam historis AS terhadap Kuba dan dukungan kuat dari komunitas Kuba-Amerika yang memusuhi rezim di sana,” katanya. (*/JawaPos.com)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P Helan, melalui Kasat Reskrim AKP Alamsyah Ali menyampaikan bahwa pengecekan…
Hal ini atas kepercayaan yang diberikan kepada putri asli Kabupaten Keerom, ELCI MEHO, S.STP., M.KP.,…
Jaya Kusuma yang juga merupakan anggota DPRP ini menilai, Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial,…
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jayapura, Septinus Ireeuw menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan…
Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si., bersama Dirreskrimum Polda Papua, Kombes Pol.…
Abisai menegaskan bahwa pemuda memiliki peran vital sebagai motor penggerak pembangunan di ibu kota Provinsi…