Categories: NASIONAL

Angka Stunting Papua Masih di Atas Rata-rata Nasional

JAYAPURA-dr Donald Aronggear mengatakan dalam rangka menekan angka prevalensi stunting di Papua, maka butuh dukungan semua pihak, baik masyarakat, maupun pemerintah daerah.

  Diketahui berdasarkan hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2021, angka prevalensi stunting Indonesia adalah 24, 4%. Hasil studi yang sama menunjukkan bahwa angka prevalensi stunting Provinsi Papua berada di angka 29,5% di tahun 2021.

  “Salah satu upaya untuk menekan prevalensi stunting di Papua, maka sangat mempersiapkan sumberdaya manusia (SDM) Papua, mengingat saat ini stunting di Papua masih di atas rata-rata nasional,” kata dr. Donal kepada wartawan di Jayapura, Sabtu (4/2).

   Dikatakan untuk menyelesaikan persoalan stunting di Papua, tidak bisa hanya dengan Nakes. Sebab dengan keterbatasan yang ada, sehingga hal yang paling mendasar tingkatkan penyuluhan kepada masyarakat dengan melibatkan pemerintah daerah setempat masing masing.

  “Masalah stunting itu tanggung jawab banyak pihak, baik pemerintah, Dokter, para bidan maupun masyarakat. Salah satu hal mendasar agar persoalan  ini bisa ditekan dengan baik, maka harus rutin mengadakan penyuluhan kepada masyarakat,” kata dr. Donal.

  Iapun mengharapkan menekan  angka prevalensi stunting, butuh kesadaran masyarakat, salah satunya apabila mempersiapkan perkawinan, maka rutin melakukan konsultasi dengan para dokter, sehingga mengetahui segala bentuk kesehatan janin.

  Stunting merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, yang ditandai dengan panjang atau tinggi badannya yang di bawah standar. Pada prinsipnya agar hal ini tidak terjadi, maka seyiap merencankan kehamilan, jangan pernah malu untuk sosialisasi dengan para dokter, sehingga dalam hal asupan gisi bisa sesuai,” tutur dr. Donald. (rel/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Seorang Nelayan Ditemukan Tewas di Bawah Dermaga Poumako

Insiden ini menarik perhatian luas setelah proses penemuan korban disiarkan secara langsung melalui media sosial…

8 hours ago

Sebagian Dokter Spesialis RSUD Merauke Pilih Mogok

Sebagian dokter spesialis Rumah Sakit Daerah (RSUD) Merauke memilih mogok kerja pada Sabtu (9/5). Mereka…

10 hours ago

Hari Ketiga Pencarian Korban Jembatan Putus Belum Membuahkan Hasil

Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Binmas Polres Jayawijaya Iptu. Zabur Esomar pencarian dimulai sejak pukul 08.20…

11 hours ago

Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otsus Papua Kunjungi Kab. Yalimo

Kunjungan rombongan tersebut ke Yalimo didampingi oleh Wakil Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Dr. Ones Pahabol. …

12 hours ago

PK-HAM Papua Minta Negara Harus Hadir Untuk Cegah Konflik dan Perlindungan Warga Sipil

Ketua PAK-HAM Papua Dr. Methodius Kossay, SH,.M.Hum, CT,.CMP menyatakan negara harus hadir secara nyata dalam…

13 hours ago

Bentuk Program Ketahanan Pangan Berbasis Lokal Wabub Jayawijaya Panen Ikan Di Silokarno Doga

Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan dalam panen raya ikan air tawar, pemerintah…

14 hours ago