Categories: SARMI

Sadis, Seorang Guru  SD di Yapen Dianiaya OTK

SERUI– Seorang wanita yang merupakan Guru di SD Inpres Kampung Cina Tua menjadi korban penganiayaan berat oleh orang tidak dikenal (OTK) di dalam rumahnya.

Saat di konfirmasi Kapolres Kepulauan Yapen AKBP Herzoni Saragih.S.I.K.,M.H membenarkan telah terjadi kejadian penganiayaan tersebut dimana pada hari Minggu, tanggal 05 Februari 2023 sekitar jam 08:00 WIT pagi telah datang seorang pelapor di penjagaan Polres Kepulauan Yapen yang merupakan suami korban tentang penganiayaan berat yang dialami oleh Istrinya Atas Nama Aslina (42).

“Ia benar ada kejadian penganiayaan tadi malam di Kampung Cina Tua, Kelurahan Serui Kota,”Ungkap Kapolres Yapen. Minggu (5/2).

Kapolres jelaskan, dari laporan yang di terima, pada hari Minggu tanggal 05 Februari sekitar Pukul 00:00 WIT malam, saat itu saksi/pelapor keluar dari rumahnya pergi menjaga perahu yang di parkirnya di pingir laut Kampung Cina Tua.

Kemudian Sekitar Pukul 01:00 WIT saksi di beritahukan dari pinggir pantai oleh  Fahrul bahwa istrinya (suami korban/pelapor) telah di aniaya oleh seseorang.

“Saat mendengarkan informasi tersebut suaminya korban langsung bergegas menuju rumahnya dan melihat di lantai rumah dan dilantai kamar terdapat banyak bercak darah korban yang berhamburan dan korban sudah di bawa ke RSUD Serui,”Katanya.

Sementara itu, Kasat Reskrim IPTU Dedy Syahputra Bintang. S.Tr.K., M.H menambahkan pula, dari hasil pemeriksaan interogasi awal terhadap saksi/pelapor menerangkan bahwa tersangka melakukan penganiaayaan terhadap korban di duga kuat menggunakan alat tajam.

“Pelaku di duga kuat gunakan alat tajam berupa parang panjang, sambil menutup wajahnya dengan menggunakan baju sehingga korban tidak mengenalanya”Tandas Kasat Reskrim.

Akibat dari penganiayaan tersebut, korban mengalami luka robek pada kepala sebelah kiri, luka robek pada bagian rahang sebelah kiri dan luka robek pada pergelangan tangan sebelah kiri dan korban sampai saat ini belum di ambil keterangan dikarenakan masih di rawat di RSUD Serui.

Atas kejadian ini, Sat Reskrim Polres Kepulauan Yapen sudah melakukan olah TKP dan periksa beberapa saksi saksi untuk mengungkap pelaku penganiayaan berat tersebut.

“Kita akan kejar siapa pelakunya dan di harapkan adanya kerja sama masyarakat yang mengetahui siapa pelakunya untuk di tangkap”Pungkasnya.(gin)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Pendapatan Negara di Papua Tembus Rp2,9 Triliun

Pemerintah menargetkan pendapatan negara di wilayah Papua pada 2026 sebesar Rp6,7 triliun, yang terdiri atas…

1 day ago

Persipura Bermarkas di Gelora Delta Sidoarjo

Owen membeberkan bahwa mereka sudah menjajaki dua stadion di Jawa Timur. Dan saat ini masih…

1 day ago

Libatkan Pemda dan Masyarakat Adat Atau Hentikan!

Dari hasil peninjauan, pemerintah menemukan sejumlah aspek yang perlu segera dibenahi, di antaranya sanitasi tempat…

1 day ago

Boyolali Dinilai Cocok Bagi Persipura

Keputusan ini menjadi pengalaman pertama bagi skuad Persipura. Pada musim-musim sebelumnya, mereka lebih sering menggelar…

1 day ago

Selama ini pemerintah daerah tidak pernah dilibatkan dalam pelaksanaan MBG

Menurutnya, selama ini pemerintah daerah tidak pernah dilibatkan secara maksimal dalam perencanaan maupun pelaksanaan program.…

1 day ago

Petugas Avsec Bandara Sentani Gagalkan Penyelundupan 940 Gram Ganja

Penangkapan bermula saat D.H. menjalani pemeriksaan di Passenger Security Check Point (PSCP) Terminal Keberangkatan Bandara…

1 day ago