

Ilustrasi: Ancaman siber masih jadi hal yang bikin repot Indonesia. (Istimewa).
JAKARTA-Pertahanan siber penting bagi suatu negara karena dapat memperkuat ketahanan nasional. Pertahanan siber yang baik dapat mencegah, menangkis, dan mendeteksi serangan siber secara dini.
Selain itu, pertahanan siber yang baik juga menjadi tanda bahwa negara tersebut kuat dan berdaulat. Memang, di era digital seperti sekarang ini, kuat dari sisi persenjataan fisik saja tidak cukup. Sebab, potensi perang di dunia maya juga perlu diantisipasi.
Diketahui, banyak negara memiliki kemampuan siber untuk operasi ofensif dan defensif yang baik. Amerika Serikat (AS) sampai saat ini masih menjadi pemimpin dalam keamanan siber.
AS telah mengelola keamanan siber sejak tahun 1980-an dan membentuk pasukan Siber Angkatan Darat pada tahun 2009. Nggak heran kalau pasukan siber atau cyber army AS menjadi yang paling disegani dunia.
Berikutnya adalah Rusia. Negara yang saat ini tengah berperang dengan Ukraina itu telah terlibat dalam perang siber terhadap negara lain. Termasuk serangan siber terhadap Ossetia Selatan, Georgia, dan Azerbaijan pada tahun 2008. Rusia menjadi negara dengan benteng siber yang ditakuti lawan-lawannya.
Page: 1 2
Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengklaim bertanggung…
Menurutnya para elit politik Papua di wilayah Papua Pegunungan, harus bisa membuka ruang-ruang komunikasi dengan…
Menyikapi peristiwa itu, Kepala Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengeluarkan pernyataan sikap yang…
Kepercayaan masyarakat merupakan modal utama bagi setiap institusi penegak hukum. Sekali kepercayaan itu tumbuh, masyarakat…
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menjelaskan bahwa insiden tersebut bermula…
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Merauke Leo Patria Mogot menjelaskan, secara…