Categories: NASIONAL

Viral ‘Penjarahan’ di Sibolga, Kepala BNPB Angkat Suara

JAKARTA – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, memberikan penjelasan resmi terkait video viral yang menunjukkan warga Sibolga mengambil barang dari sebuah minimarket. Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut bukan merupakan aksi penjarahan sebagaimana ramai diberitakan. Menurut Suharyanto, warga mengambil bahan makanan karena kekhawatiran pasokan yang semakin menipis akibat wilayah yang terisolasi dan terbatasnya distribusi logistik.

Ia memastikan tidak ada tindakan perusakan ataupun kekerasan dalam kejadian tersebut. Meski begitu, ia mengakui bahwa penanganan di Sibolga mendapatkan kritik luas dari masyarakat, terutama di media sosial. Suharyanto menyatakan bahwa masukan tersebut menjadi catatan penting bagi BNPB untuk meningkatkan efektivitas respons bencana. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas pernyataan sebelumnya yang menimbulkan kontroversi dan memicu reaksi negatif publik.Sumatera Utara menjadi wilayah dengan dampak bencana paling besar.

Hingga 1 Desember 2025, tercatat 217 korban jiwa, meningkat dari laporan hari-hari sebelumnya. Selain itu, 209 orang masih dinyatakan hilang, sementara ribuan warga harus mengungsi di berbagai titik. Daerah dengan dampak terparah meliputi Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Kota Sibolga, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Mandailing Natal, serta beberapa wilayah lain yang mengalami kerusakan infrastruktur signifikan.

Akses darat menjadi tantangan utama karena sejumlah jalur nasional dan jembatan terputus, termasuk ruas Sibolga–Padang Sidempuan dan Sibolga–Tarutung. Kondisi tersebut menyebabkan distribusi bantuan hanya dapat dilakukan menggunakan alat berat dan transportasi udara.BNPB telah mengerahkan lima helikopter, termasuk heli TNI AD dan pesawat Caravan, untuk mendukung pengiriman logistik ke wilayah yang terisolasi.

Alat berat dari berbagai instansi juga dikerahkan untuk membuka jalur yang tertutup longsor.Di Aceh, dua hari setelah status tanggap darurat diberlakukan, tercatat 47 korban meninggal, 51 orang hilang, dan 8 orang luka-luka.Jumlah pengungsi mencapai 48.887 kepala keluarga yang tersebar di banyak wilayah.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Indentifikasi Jalur Penyelundupan hingga Dugaan Keterlibatan Oknum Petugas

  Langkah tegas ini diambil sebagai bentuk deteksi dini guna mengantisipasi maraknya upaya penyelundupan barang…

9 hours ago

ABR: Jangan Salah Gunakan Bantuan Pemerintah!

Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., memberikan peringatan keras kepada seluruh aparat kelurahan…

10 hours ago

Fenomena El Nino,  79 Kampung di Dogiyai Terdampak

Ketergantungan warga terhadap pertanian subsisten membuat kerusakan tanaman holtikultura berpotensi mengganggu ketersediaan pangan keluarga

12 hours ago

Jangan Membangun Sebelum Ada Penanganan Pascabencana

  Abisai mengatakan, Pemerintah Kota Jayapura saat ini masih melakukan berbagai upaya dan pembahasan terkait…

13 hours ago

Polisi Tangkap Terduga Pelaku Penipuan Jual Beli Motor

Kapolres Jayapura AKBP Dionisius VDP Helan melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Axel Panggabean mengatakan,…

14 hours ago

Bupati Jayawijaya: CASN Jangan Buru-buru Ajukan Kredit Setelah Terima SK

Bupati menegaskan jika, mereka baru juga diangkat CASN masih ada langkah selanjutnya yang harus diikuti…

16 hours ago