Categories: NASIONAL

Enam Bulan Kerja, Dapat Belasan Triliun

Pemerintah Janjikan Terus Perkuat Satgas BLBI

JAKARTA-Kinerja Satuan Tugas Penanganan Hak Tagih Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (Satgas BLBI) mendapat apresiasi. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mohammad Mahfud MD menyatakan bahwa dalam enam bulan satgas tersebut sudah bekerja luar biasa. Sejak Juni tahun lalu, mereka sudah berhasil menagih uang dan aset dengan nilai total mencapai Rp 15 – Rp 17 triliun.

Secara keseluruhan, Mahfud menyebut, total hak tagih negara terhadap debitur dan obligor BLBI sebanyak Rp 110 triliun. Karena itu, capaian Satgas BLBI enam bulan belakangan dinilai baik. ”Satgas BLBI yang sudah dibentuk pada Juni 2021 terus bekerja dalam enam bulan terakhir,” terang dia. Tanpa henti, mereka memanggil, menagih, dan menerima pembayaran hutang dari sejumlah debitur serta obligor. Dia memastikan, satgas bekerja tanpa pandang bulu.

Tidak hanya itu, Mahfud memastikan, Satgas BLBI terbuka dan transparan. Buktinya, setiap bulan mereka selalu memperbarui capaian di muka publik. ”Dan Satgas BLBI terus menunjukkan hasil yang signifikan,” imbuhnya. Saat ini, mereka sudah memasuki pemanggilan dan penagihan tahap kedua. Meski belum diungkap kepada khalayak, besar kemungkinan jumlah uang dan aset yang mereka dapatkan dari debitur maupun obligor BLBI akan kembali bertambah. Sebab, sudah ada aset yang tengah dicek.

Berdasar informasi yang diterima oleh Mahfud, total 200 sertifikat tanah diperiksa oleh Badan Pertanahan Nasional. Aset berasal dari salah seorang debitur dan obligor yang berada di Singapura. ”Dia mempunyai 200 sertifikat tanah yang belum diserahkan karena masih diklarifikasi ke BPN,” terang dia. Selain itu, yang bersangkutan juga sudah menyerahkan 120 sertifikat tanah kepada Satgas BLBI melalui tim Deputi Bidang Koordinasi Hukum dan Hak Asasi Manusia Kemenko polhukam.

Mahfud menambah, Satgas BLBI pantas mendapat nilai baik lantaran mereka mampu menunjukkan progres signifikan. ”Dulu 22 tahun kita berdebat terus, setuju tidak, pidana, perdata,” ujarnya. Kini, lewat satgas itu, negara mengambil kembali uang dan aset dari para debitur dan obligor. ”Kita tidak akan berdebat lagi kecuali menjelaskan fakta. Tidak akan menjelaskan dan memperdebatkan pilihan kebijakan,” tambah dia.

Sugeng Purnomo, Deputi Bidang Koordinasi Hukum dan Hak Asasi Manusia Kemenko Polhukam menyampaikan bahwa pihaknya tengah menyiapkan rancangan regulasi untuk memperkuat Satgas bLBI. ”Sehingga nanti satgas bukan hanya bisa bergerak untuk melakukan penyitaan,” imbuhnya. Nantinya bisa mengambil tindakan tegas berupa pembatasan hak-hak keperdataan debitur dan obligor yang terus berkelit. ”Yang nanti akan diatur secara tegas,” kata dia.

Pakar hukum pidana Suparji Ahmad menambahkan, sejauh ini langkah Satgas BLBI memang layak diapresiasi. Namun demikian, dia berharap persoalan BLBI tidak hanya diselesaikan melalui jalur perdata. Melainkan juga turut ditempuh jalur pidana. ”Jika hanya diselesaikan lewat perdata maka sama halnya mengkerdilkan masalah dan melukai nurani hukum. Karena kasus ini sangat kental nuansa pidananya,” bebernya. (syn/JPG)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: KRIMINAL

Recent Posts

Tiap Kampung Adat Punya Ciri Khas, Tidak Bisa Dijual Sembarangan

Sesekali, ketika lelah menyapa, beberapa mama berdiri, menggoyangkan tubuh mengikuti irama musik, tawa pecah seketika.…

14 hours ago

Kantor Dipalang, Pelayanan Dialihkan ke Rumah Pribadi

Kantor Distrik Sentani kembali dipalang oleh pihak yang mengklaim sebagai pemilik lahan, Kamis (23/4). Aksi…

16 hours ago

Berharap Ada Anak Selatan Papua Masuk Pembinaan Timnas Futsal

Seleksi dilakukan langsung Pelatih Kepala Timnas Futsal Putra Indonesia Hector Souto. Pelatih asal Spayol ini…

17 hours ago

BBPJN Tangani Longsor di Ruas Jalan Trans Papua Segmen Yetti-Mamberamo

Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Balai Jalan (PJN) Wilayah II pada Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional…

18 hours ago

KONI Audiens denan Gubernur Papsel Bahas Persiapan Pra-PON

Audiensi tersebut untuk membahas persiapan menghadapi Pra Pekan Olahraga Nasional (Pra-PON) sekaligus menyampaikan laporan persiapan…

19 hours ago

Respon Cepost Polres Jayapura Bongkar Pemalangan

Kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Jayapura Iptu Slamet…

20 hours ago