Video yang direpost oleh akun X @Jaybefaunt itu menjelaskan bahwa koneksi dan komunikasi di Gaza dinyalakan kembali oleh sebuah perusahaan telekomunikasi Palestina.
Perusahaan telekomunikasi bernama Paltel yang sudah ada di Gaza tersebut sempat mengalami kerusakan karena pengeboman di Gaza.
Kerusakan tersebut menyerang menara komunikasi dan kabel-kabel Paltel yang berada di area Gaza.
Namun kemudian Paltel terus mendatangkan tim teknisi tambahan di tengah situasi membahayakan di Gaza.
Hal tersebut disampaikan Paltel melalui akun media sosial X resmi mereka @Paltelco, yang terus berusaha memperbaiki jaringan telekomunikasi agar masyarakat Gaza tetap dapat terhubung dengan dunia luar.
Paltel mengatakan, sejak awal serangan udara di Gaza, jaringan telekomunikasi termasuk telepon, seluler, dan internet, menghadapi gangguan di berbagai wilayah karena pengeboman yang sedang berlangsung.
Baru-baru ini pula, beberapa wilayah di wilayah utara Jalur Gaza mengalami gangguan layanan karena kegagalan generator utama di Sheikh Radwan.
“Tim kami berada di lokasi, berupaya mencari solusi alternatif untuk memulihkan layanan dan bekerja tanpa kenal lelah dan tanpa henti dalam kondisi sulit,” ungkap mereka.
Hal tersebut dilakukan Paltel agar dapat memberikan layanan telekomunikasi secara gratis untuk warga Gaza dan Palestina.***
Page: 1 2
SMAN 4 Jayapura mulai mempersiapkan pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) untuk Tahun Ajaran 2026/2027…
Kegiatan ini menjadi bagian dari pelaksanaan tugas pengawasan Bawaslu Provinsi dan Kabupaten/Kota pada masa non-tahapan…
Sanking banyaknya orang menaiki jembatan tersebut akhirnya tali jembatan putus dan 30 an orang tenggelam.…
Pemusnahan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan eksekusi perkara pidana oleh kejaksaan, tidak hanya terhadap terpidana,…
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua mencatat jumlah penduduk di daerah itu mencapai 1,074 juta…
Peristiwa kebakaran yang terjadi sekira pukul 15.45 WIT tersebut menghanguskan sedikitnya 10 petak rumah warga.…