Video yang direpost oleh akun X @Jaybefaunt itu menjelaskan bahwa koneksi dan komunikasi di Gaza dinyalakan kembali oleh sebuah perusahaan telekomunikasi Palestina.
Perusahaan telekomunikasi bernama Paltel yang sudah ada di Gaza tersebut sempat mengalami kerusakan karena pengeboman di Gaza.
Kerusakan tersebut menyerang menara komunikasi dan kabel-kabel Paltel yang berada di area Gaza.
Namun kemudian Paltel terus mendatangkan tim teknisi tambahan di tengah situasi membahayakan di Gaza.
Hal tersebut disampaikan Paltel melalui akun media sosial X resmi mereka @Paltelco, yang terus berusaha memperbaiki jaringan telekomunikasi agar masyarakat Gaza tetap dapat terhubung dengan dunia luar.
Paltel mengatakan, sejak awal serangan udara di Gaza, jaringan telekomunikasi termasuk telepon, seluler, dan internet, menghadapi gangguan di berbagai wilayah karena pengeboman yang sedang berlangsung.
Baru-baru ini pula, beberapa wilayah di wilayah utara Jalur Gaza mengalami gangguan layanan karena kegagalan generator utama di Sheikh Radwan.
“Tim kami berada di lokasi, berupaya mencari solusi alternatif untuk memulihkan layanan dan bekerja tanpa kenal lelah dan tanpa henti dalam kondisi sulit,” ungkap mereka.
Hal tersebut dilakukan Paltel agar dapat memberikan layanan telekomunikasi secara gratis untuk warga Gaza dan Palestina.***
Page: 1 2
Barto mengatakan, penyampaian aspirasi merupakan bagian dari hak masyarakat. Namun, khusus bagi pelajar, menurutnya…
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Keerom menggelar kegiatan pasar murah bertajuk Gerakan Pangan Murah. Program ini dilaksanakan…
Pemerintah Kabupaten Keerom menerima hibah enam unit perangkat internet satelit Starlink beserta peralatan pendukungnya dari…
Gubernur Papua dalam sambutan yang dibacakan Pj Sekda Papua Christian Sohilait mengatakan, pemberian TPP…
Pembangunan konektivitas antarwilayah menjadi salah satu fokus pemerintah pusat dalam mempercepat pembangunan di tanah Papua.…
Dua akademisi ekonomi asal Papua turut memberikan ulasan komprehensif mengenai latar belakang, dampaknya terhadap pasar…