Dia menambahkan selain itu juga sudah ada program Portnumbay Sehat dari Pemerintah Kota Jayapura, sementara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sarmi yaitu program Sarmi Sehat dan Pemkab Keerom yaitu Keerom Sehat, Pemkab Biak dengan program Biak Sehat begitu juga dengan Supiori sehat yang anggarannya bersumber dari dana otonomi khusus (Otsus).
“Program-program itu mendukung pencegahan stunting di Papua sehingga jika ibu hamil di daerah masing-masing mengalami masalah mereka sudah mempunyai jaminan kesehatan sehingga ketika berobat tidak perlu dibayar,” ujarnya
Pihaknya mengakui pencegahan dan penurunan stunting harus dilakukan melalui lintas program dan lintas sektor di mana kegiatan yang harus dilakukan ialah bagaimana pola asuh, pola makan, akses air bersih dan akses sanitasi yakni buang air besar harus bersih karena itu akan berhasil mengatasi kasus stunting.
“Keberhasilan pencegahan stunting lintas sektor dan lintas program di daerah seperti di Biak yang sudah 100 persen masyarakatnya tidak buang air sembarangan dan itu sudah menurunkan stunting di daerah itu,” katanya. (antara)
Page: 1 2
Setelah proses pembakaran selesai, batu bara tersebut dijual dengan harga sekitar Rp50 ribu hingga Rp80…
Pemain Persipura Jayapura, Rafael Sunuk meminta seluruh masyarakat Papua maupun pecinta Persipura untuk tetap memberikan…
Kebijakan ini diambil menyusul kabut asap dan kondisi kualitas udara yang berpotensi membahayakan kesehatan serta…
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya Rudi Aibesa, S.KM, M.Kes menyatakan pelatihan yang melibatkan dokter…
Melalui kebijakan baru ini, setiap warga yang sudah terdaftar berhak membeli minyak tanah hingga 20…
Seorang mahasiswa berinisial ND (27) ditemukan meninggal dunia di kawasan Pasar Lama Sentani, Kabupaten Jayapura,…