Categories: METROPOLIS

43 Persen Pelanggan PDAM Sering Nunggak

JAYAPURA– PT Air Minum Jayapura Robongholo Nanwani atau PDAM Jayapura, terus memberikan perbaikan dan peningkatan dalam kualitas  pelayanan kepada para pelanggan. Ini semata-mata dilakukan untuk meningkatkan kepercayaan dan kepuasan masyarakat terutama para pelanggan PDAM di Kota Jayapura.

    Namun demikian,  masih ada 43% para pelanggan PDAM Jayapura yang tidak sadar atau sering nunggak untuk membayar kewajibannya atas penggunaan air bersih milik PDAM Jayapura itu. 

“Harapan saya 43% pelanggan yang tidak rutin membayar ini mudah-mudahan di 2024 ini  ada peningkatan yang signifikan, minimal mereka bisa rutin untuk membayar,” kata Direktur PDAM Jayapura, Entis Sutisna, Jumat (29/12).

   Menurut Entis, jika dirata-ratakan dari total jumlah pelanggan tetap PDM Kota Jayapura penerimaan setiap bulan itu semestinya mencapai Rp 5,6 miliar.  Namun jumlah itu sulit dicapai karena pelanggan ya rutin membayar itu hanya 57% saja.

   “Dengan total sekarang 37.683 pelanggan itu hanya 57% saja yang pelanggan datang membayar.  20.479 pelanggan yang rutin membayar rekening air,  jadi sisanya 16.203 pelanggan ini yang tidak membayar rekening air dan ini menjadi PR kita,” katanya.

   Pihaknya menargetkan semestinya setiap bulan pelanggan yang membayar rutin air bersih milik PDAM Jayapura itu bisa mencapai 75%. Namun sejauh ini hal itu belum dapat tercapai karena mereka yang menunggak kini rata-rata tidak membayar air selama 2 sampai 3 bulan bahkan lebih.

    Menurutnya,  upaya-upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kesadaran para pelanggan ini sudah dilakukan baik melalui sosialisasi dan juga pemutusan aliran air.  Meski demikian tingkat kesadarannya memang belum benar-benar baik.

   “Kalau berbicara mengenai masih rendahnya masyarakat yang datang membayar, kita juga sudah memaksimalkan adanya loket-loket online.  Ada kerjasama dengan perbankan,  dengan kantor pos termasuk juga di tempat-tempat pelayanan kita.  Sebenarnya tidak masalah dengan pembayaran ini kalaupun tidak datang langsung sekarang sudah ada HP Android,” pungkasnya. (roy/tri)

Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com 

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

7 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

8 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

9 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

10 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

11 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

12 hours ago