

Pj Walikota Jayapura didampingi Kapolresta Jayapura dan juga Plt. Sekda Kota Jayapura, dalam kegiatan roadshow di Kelurahan Kota Baru kota Jayapura, Selasa (29/10). (foto: Mboik/Cepos)
JAYAPURA-Penjabat Walikota Jayapura, Christian Sohilait, dengan tegas meminta kepada para pengurus atau anggota KPPS di masing-masing kampung/kelurahan di Kota Jayapura, supaya memperhatikan titik koordinat Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk pemilihan kepala daerah 2024. Dia menegaskan agar titik koordinat lokasi TPS itu tidak boleh dibuat di rumah penduduk atau rumah warga.
Hal itu ditegaskannya saat dialog terbatas dengan anggota KPPS di wilayah Kelurahan Kota Baru, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Selasa (29/10).
“Saya mau tanya apakah titik koordinatnya sudah ditentukan, dan apakah ada TPS yang dibuat di rumah warga,” tanya Sohilait kepada dua orang petugas KPPS di wilayah Kelurahan Kota Baru, Abepura, Kota Jayapura.
Lantas, dua orang anggota KPPS itu pun mengakui bahwa ada beberapa titik koordinat TPS yang direncanakan akan bangun di rumah warga. “Iya ada di rumah warga” ujar salah satu anggota KPPS di wilayah Kelurahan Kota Baru, Distrik Abepura, Kota Jayapura itu.
Lantas hal itu langsung ditanggapi oleh orang nomor satu di Kota Jayapura itu yang memerintahkan agar tidak diperbolehkan TPS dibangun atau dibuat di rumah milik masyarakat. Karena menurutnya hal itu akan berpotensi terjadinya kecurangan pada saat pemilihan kepala daerah baik Walikota maupun pemilihan Gubernur 2024 ini.
Page: 1 2
-Rumah Solidaritas Papua menyoroti meningkatnya eskalasi kekerasan dan dugaan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat…
Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) mendorong penguatan kewenangan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM)…
Diketahui, Sisprian telah berstatus tersangka dalam perkara dugaan suap importasi barang dan penerimaan gratifikasi di…
Pernyataan itu disampaikannya dalam jumpa pers usai meninjau pelaksanaan imunisasi di Posyandu Panteriek dan Puskesmas…
Manajer Persipura, Owen Rahadiyan, mengungkapkan bahwa dirinya telah menjadwalkan pertemuan khusus dengan pelatih yang akrab…
Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 mengamankan seorang pria berinisial YB (34) yang diduga menjabat sebagai…