Sementara itu, Pj Bupati Sarmi, Iman Djuniawal mengatakan pihaknya menunggu arahan presiden dalam menetapkan badan-badan pengurus kelengkapan untuk program makan gizi gratis.
“Setelah terbentuk badan-badannya, baru kemudian diadopsikan pada seluruh perangkat daerah terkait yang ada di Sarmi,” kata Iman, saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos.
Iman sendiri mengaku akan memaksimalkan perangkat daerah yang ada untuk menunjang terselenggaranya program tersebut. Misal dari pertanian, perikanan, peternakan dan perkebunan sebagai penyedia bahan baku.
“Pentingnya meningkatkan bahan baku produksi untuk kepentingan makanan bergizi berdasarkan komoditas unggulan yang tersedia, sehingga pemanfaatan komoditas lokal menjadi penting. Seperti umbi-umbian, ikan yang melimpah di Sarmi, termasuk beras khusus untuk stunting. Itu yang kami kembangkan untuk makan bergizi gratis,” bebernya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Di balik lembaran berkas perkara yang menumpuk, ada kisah-kisah pilu tentang biduk rumah tangga yang…
Kepolisian Resor (Polres) Mimika tengah menyelidiki kasus penganiayaan berat yang menimpa seorang petugas keamanan swasta…
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua selaku Kepala Operasi (Kaops) Sikat Cartenz 2026, Kombes Pol…
elayanan kesehatan di daerah pedalaman Mimika masih menghadapi tantangan berat akibat keterbatasan fasilitas dan kebijakan…
Pertemuan tersebut membahas rencana pembukaan dan pengembangan lahan pangan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan…
Kepala SMA Negeri 1 Sentani, Kelasina Yanggroseray, meminta para orang tua siswa memahami keterbatasan daya…