Sementara itu, Pj Bupati Sarmi, Iman Djuniawal mengatakan pihaknya menunggu arahan presiden dalam menetapkan badan-badan pengurus kelengkapan untuk program makan gizi gratis.
“Setelah terbentuk badan-badannya, baru kemudian diadopsikan pada seluruh perangkat daerah terkait yang ada di Sarmi,” kata Iman, saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos.
Iman sendiri mengaku akan memaksimalkan perangkat daerah yang ada untuk menunjang terselenggaranya program tersebut. Misal dari pertanian, perikanan, peternakan dan perkebunan sebagai penyedia bahan baku.
“Pentingnya meningkatkan bahan baku produksi untuk kepentingan makanan bergizi berdasarkan komoditas unggulan yang tersedia, sehingga pemanfaatan komoditas lokal menjadi penting. Seperti umbi-umbian, ikan yang melimpah di Sarmi, termasuk beras khusus untuk stunting. Itu yang kami kembangkan untuk makan bergizi gratis,” bebernya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Ia menjelaskan, anggaran yang dialokasikan untuk TPP ASN sebesar Rp7,5 miliar, sementara THR mencapai Rp25…
Ketua Bawaslu Papua, Hardin Halidin mengatakan laporan tersebut merupakan bentuk akuntabilitas lembaga pengawas pemilu atas…
Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Matius Pawara, menjelaskan bahwa rumah singgah tersebut disiapkan sebagai tempat…
Juru taktik Persipura, Rahmad Darmawan mengaku puas dengan etos kerja anak asuhnya. Menurutnya, pemusatan latihan…
Karena itu, menurutnya, pelayanan kepada masyarakat harus menjadi fokus utama perusahaan daerah tersebut. “Air bersih…
General Manager Kantor Cabang PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Sentani Jayapura, I Nyoman Noer…