Categories: METROPOLIS

Pegawai Distrik dan Kelurahan Harus Patuhi Jam Kerja

JAYAPURA – Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo menegaskan bahwa pegawai distrik dan kelurahan harus mematuhi jam kerja yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Perlu diketahui bahwa, secara umum, jam kerja di Pemkot Jayapura 7,5 jam per hari, dimulai pukul 08:00 WIT hingga 16:30 WIT.

“Aturan jam kerja ini berlaku untuk semua Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk pegawai distrik dan kelurahan,” ujar Abisai Rollo disela sidak di Kantor Distrik Abepura, Senin (28/7).

Menurut ABR sapaan akrab walikota Jayapura itu, Pemerintah Kota Jayapura menekankan pentingnya disiplin dalam bekerja, termasuk dalam hal jam masuk dan pulang kantor serta jam istirahat.

“Kita akan rutin lakukan sidak dan pengawasan terhadap kedisiplinan pegawai,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan, kurangnya kedisiplinan pada jam kerja akan membawa dampak negatif pada kinerja. Ketidakdisiplinan ini juga dapat mengakibatkan keterlambatan penyelesaian tugas, penurunan kualitas pelayanan, dan bahkan buruknya citra pemerintah di tengah masyarakat.

“Ketidaktertiban jam kerja pada ASN atau pegawai dapat berdampak negatif pada berbagai aspek, termasuk pelayanan publik, produktivitas kerja, dan citra instansi,” tuturnya.

Dalam sidak yang berlangsung di sejumlah kantor distrik dan kelurahan, slah satu yang menjadi catatan dari Abisai Rollo adalah kedisiplinan ASN atau pegawai baik jam kerja maupun yang lainnya.

“Saya berharap para kepala distrik dan kelurahan harus jadi contoh bagi pegawainya, awasi mereka sehingga pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu,” pungkasnya.

ABR menambahkan, tidak adanya disiplin dalam jam kerja dapat menurunkan produktivitas secara keseluruhan. Contohnya, tugas-tugas yang seharusnya diselesaikan tepat waktu bisa tertunda, yang pada akhirnya dapat mempengaruhi kinerja pemerintah.

Pemkot telah mengeluarkan berbagai peraturan mengenai disiplin kerja ASN, termasuk mengenai jam kerja. “Pelanggaran terhadap aturan jam kerja dapat dikenai sanksi disiplin. Oleh karena itu, sangat penting bagi setiap ASN untuk memahami dan mematuhi peraturan yang berlaku,” tutupnya.(kim)

 

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Suara Perempuan Papua Diduga Ada 107 Ribu Warga Mengungsi

Jelasnya praktik kekerasan berbasis gender, kekerasan seksual, serta diskriminasi struktural maupun kultural dialami perempuan Papua…

2 days ago

Pembangunan Terminal Khusus Masih Dalam Tahap Pembahasan

Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Papua Selatan, Paino ditemui media ini disela-sela pembahasan…

2 days ago

Siap Sambut Rencana Investasi Rp 100 Triliun

Petrus Assem menjelaskan, penanaman tebu di Merauke tersebut untuk industry gula dengan produk turunannya bioethanol…

2 days ago

Pengukuhan Lembaga Adat Belum Dilakukan

Di tengah desakan kelompok warga yang menuntut pengukuhan lembaga adat, Bupati Mimika Johannes Rettob memilih…

2 days ago

Disinyalir Terjadi Pelanggaran HAM Berat

al ini disampaikan langsung Direktur Eksekutif ALDP, Latifah Anum Siregar kepada Cenderawasih Pos melalui keterangan…

2 days ago

Bulog Salurkan Bantuan Pangan untuk 27 Ribu Warga

Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Timika mulai mematangkan persiapan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan…

2 days ago