Categories: METROPOLIS

Libatkan Sanggar Seni Port Numbay Pada Setiap Even

JAYAPURA-Masyarakat Kampung Waena Distrik Heram, meminta Pemerintah Kota Jayapura untuk melibatkan Sanggar Seni khas Port Numbay yang ada di kampung-kampung adat dalam sejumlah even maupun kegiatan yang dilaksanakan di Kota Jayapura.

Seorang Warga Kampung Waena, Martelina Modouw mengatakan bahwa Sanggar Seni atau budaya di Kota Jayapura sangat banyak, namun semua itu butuh dukungan dan dorongan dari pemerintah agar sanggar-sanggar ini bisa memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat adat.

“Kampung kami (Waena) ada Sanggar Seni anak-anak muda yang sangat aktif, namun selama ini kami jarang dilibatkan oleh pemerintah untuk mengisi acara, even maupun kegiatan penjemputan dan yang lainnya,” ujar Martelina kepada Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo dalam Turkam yang berlangsung, Kamis (26/6).

Menurut Martelina Modouw, pemerintah seharusnya lebih aktif dan peka terhadap potensi-potensi budaya yang dimiliki oleh masyarakat. “Kami butuh intervensi pemerintah untuk memanfaatkan Sanggar Seni yang kami jalankan ini agar diakomodir di semua even yang digelar di kota kami ini,” pungkasnya.

“Selain dilibatkan dalam segala ivent, kami juga butuh dukungan alat-alat seni seperti ukulele, gitar, suling dan jenis alat musik juga pernak pernik khas budaya lainnya, ” lanjutnya.

Dengan memberikan dukungan yang komprehensif, pemerintah dapat membantu sanggar seni dan budaya untuk tetap eksis, berkembang, dan berperan aktif dalam melestarikan kekayaan budaya daerah.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Demo Tolak MBG Serentak Disinyalir Terorganisir

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menduga aksi yang berlangsung di sejumlah daerah tersebut tidak…

56 minutes ago

Kericuhan di Pelabuhan, KM Gunung Dempo Pilih Tunda Berlabuh

Saat kapal dalam perjalanan menuju  Jayapura, tiga penumpang ini diketahui merokok di dalam kapal, tepatnya…

2 hours ago

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

14 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

22 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

23 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

1 day ago