Categories: METROPOLIS

ISBI Siap Terima Anak Berkebutuhan Khusus

JAYAPURA– Rektor Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI Tanah Papua, Prof Hanggar Budi Prasetya mengaku pihaknya siap untuk menerima lulusan SMA dari Sekolah Luar Biasa (SLB). Sebab, pihaknya melihat di SLB Negeri 1 Jayapura dan SLB Pembinaan Buper Waena, para siswanya mempunyai potensi yang lebih yang tidak dimiliki oleh semua orang pada umumnya.

Karena itu, dengan melihat potensi yang ada di SLB itu, ISBI Tanah Papua ke depannya bersiap menerima anak-anak berkebutuhan khusus. “Karena disini siswa dari jenjang SD, SMP, SMA. Tamatan SMA itu kami bisa terima untuk melanjutkan pendidikan di ISBI Tanah Papua,” kata Prof Hanggar saat menarik mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik dari Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Jayapura di Abepura, pada Kamis (26/6).

Lebih lanjut mengenai program studi ISBI Papua dan SLB akan dibahas bersama supaya siswa dapat memilih jurusan yang paling tepat yang bisa dikembangkan oleh mereka.

“Kami percaya bahwa ada satu kekurangan pasti kelebihannya banyak sehingga kami nanti siap menerima alumni SLB yang ada di Papua atau dimana pun juga. ISBI Tanah Papua siap menerima tidak ada batasan umur, tamatan kapan pun bisa. Kami siap menerima potensi yang ada,” ujarnya.

Sementara itu, penarikan 11 mahasiswa KKN tersebut juga dirangkai dengan penandatangan kerjasama guna mengembangkan potensi peserta didik di SLB Negeri 1 Jayapura. Para mahasiswa KKN ISBI Tanah Papua tahun ini melakukan KKN tematik selama tiga bulan 3 bulan, dua sekolah yakni SLB Negeri 1 Jayapura dan SLB Negeri Pembina Provinsi Papua.

Sebelas mahasiswa itu kata Prof Hanggar mengajari siswa melukis, membatik, menari, serta kriya seni. Mahasiswa tersebut dari Program Studi (Prodi) Musik, Kriya Seni, Seni Murni, dan Desain Komunikasi Visual (DKV).

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Banyak Daerah Tak Mampu Lagi Bayar Gaji PPPK

Akar dari permasalahan ini dibongkar oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian. Dalam Rapat Kerja…

19 hours ago

Diduga Karena Persoalan Asmara

Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura, Kombes Pol Rommy Sebastian, menjelaskan bahwa korban selamat bernama Agnes…

20 hours ago

Pentingnya Investasi Pendidikan dalam Memajukan Papua

Di berbagai wilayah Papua, tantangan pendidikan masih menjadi perhatian, mulai dari keterbatasan akses pendidikan tinggi…

21 hours ago

Gas LPG 12 Kg Tembus Rp400 Ribu

Dikatakan, untuk LPG 12 kg dijual dengan harga Rp 410.000. Sementara untuk LPG ukuran 5,5…

22 hours ago

“Halo Pak Presiden, Ini Bagaimana Makanan MBG Ada Ulat”

Media sosial Rabu (10/6) siang kemarin dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang memperlihatkan dugaan menu…

23 hours ago

Dari Sampah Hingga Penyelundup yang Kucing Kucingan

Pejabat Sementara Kasubdit Patroli Polairud Polda Papua, AKP Wilston Latuasan, menegaskan bahwa menjaga kelestarian ekosistem…

1 day ago