“Setiap Ondoafi punya tanggung jawab besar menjaga dan merawat wilayahnya. Pemerintah membutuhkan dukungan mereka agar pembangunan bisa berjalan baik dan masyarakat tetap hidup dalam suasana aman dan harmonis,” katanya.
Selain memperkuat hubungan pemerintah dengan masyarakat adat, kebijakan ini juga diharapkan mampu menjaga eksistensi budaya lokal di tengah perkembangan Kota Jayapura yang terus bertumbuh sebagai ibu kota Provinsi Papua.
Langkah tersebut mendapat perhatian positif karena dinilai menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Jayapura dalam memberikan ruang dan penghormatan kepada lembaga adat sebagai bagian penting dari pembangunan daerah.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten Jayapura Anitha Hening Yocku dalam keterangannya di Jayapura, Kamis,…
"Generasi muda Papua adalah aset penting bangsa. Kita semua memiliki tanggung jawab bersama untuk membimbing,…
Kapolres Jayapura, AKBP Dionisius V.D.P Helan, memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama perayaan…
Menjelang perayaan Hari Raya Trisuci Waisak, umat Buddha di Kota Jayapura mulai sibuk bersiap. Vihara…
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua mendistribusikan bantuan logistik ke Kabupaten Mamberamo Raya mengantisipasi…
Menurutnya, hingga saat ini masih banyak kompleks perumahan warga yang belum memiliki bak atau kontainer…