Categories: METROPOLIS

Wakil Walikota Minta Pengrusak Lampu Salib Diungkap

JAYAPURA – Aksi pengrusakan kabel lampu salib yang terpasang di beberapa titik median jalan di jalur protokol Kota Jayapura dikomentari Wakil Walikota Jayapura, Rustan Saru. Ia mengaku kaget melihat video dan mendengar informasi tersebut. Dengan nada kecewa ia meminta agar pelaku pengrusakan ini bisa diungkap dan ditindak.

  “Loh kok bisa seperti itu, alasannya apa ya sampai harus merusak, memotong kabel begitu,” kata Rustan menjawab pertanyaan Cenderawasih Pos, Senin (28/4).

   Ia menyayangkan karena lampu salib ini dibuat untuk memperingati moment paskah dimana semua gereja dipastikan ikut memperingati. “Toh itu ini juga untuk masyarakat agar suasana kota lebih berwarna, kota lebih terang dan ditambah pesan-pesan religi. Tapi kok malah dirusak,” tanyanya.

Data yang diperoleh Cenderawasih Pos ada tiga titik yang kabelnya dipotong dan dicuri. Pertama di depan Polda Papua, depan Bank Indonesia dan  depan Indosat. Semua di  Jl Samratulangi. Lalu diketahui sudah ada 3 roll kabel yang dicuri dengan panjang sekitar 150 meter dan dampaknya beberapa lampu akhirnya korslet. “Ada juga 4 lampu salib yang dicuri. Kami masih menunggu petunjuk untuk membuat laporan polisi,” kata narasumber terpercaya.

  Disini Rustan Saru meminta pelaku bisa diungkap untuk ditanya apa alasannya merusak. “Apakah karena tak memiliki pekerjaan, sehingga dengan merusak bisa mendapatkan uang. Kalau tidak punya kerja nanti bisa pemerintah pikirkan apa yang bisa dilakukan. Tapi sekali lagi jangan merusak begitu,” imbuhnya

  “Sebenarnya mereka (pelaku) ini siapa dan darimana, kalau tidak bekerja tentu harus dibina. Jangan  justru melakukan tindakan yang tidak mendukung pembangunan,” bebernya.

  Ia menyarankan apabila ada keluhan warga yang menganggap pemerintah belum bekerja maksimal maka ruang untuk menyampaikan itu sudah dibuka.  

“Setiap hari Senin itu pak wali dan para OPD menunggu di main hall untuk mendengarkan apa saja keluhan atau aspirasi warga. Itu bisa dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan-pesan tapi sekali lagi jangan merusak,” tambahnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Akui Peredaran Narkoba Masih Tinggi

Menurut Aflian, keberhasilan pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan oleh aparat kepolisian semata. Dukungan dan partisipasi…

54 minutes ago

Marak Penipuan Loker Catut Nama Freeport

​Berdasarkan hasil penyelidikan awal otoritas kepolisian, pelaku melancarkan aksinya dengan skema yang terstruktur. Mereka menjanjikan…

2 hours ago

141 WNI Jalani Proses Hukum di Papua Nugini

Sebanyak 141 warga negara Indonesia (WNI) tercatat sedang menjalani proses hukum dan hukuman di Papua…

3 hours ago

Vaksin Campak Dipastikan Tersedia, Papua Selatan Siapkan Imunisasi Massal Tangani KLB

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta C. H. Rahangiar menjelaskan, koordinasi penanganan KLB…

4 hours ago

Kejagung Beberkan 12 Kasus Besar

Dalam konferensi pers di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah Indonesia (Bakom) pada Rabu (24/6), JAM Pidsus…

5 hours ago

Proses Penjemputan Ternyata Tak Mudah

Keputusan tersebut tidak datang begitu saja. Taufik diketahui sempat meminta saran kepada mantan atasannya, Dadang…

9 hours ago