Ia pun menyarankan agar Dinas Kesehatan dan Pemberdayaan Perempuan gencar mensosialisasikan terkait dengan hak kesehatan dan bagaimana korban bisa mengakses obat Antiretroviral (ARV) untuk pemulihan bagi mereka yang terinfeksi HIV/AIDS.
“Sehingga mereka bisa mengobati diri dan tidak jatuh dalam keputusasaan dan kita semua punya andil bahwa setiap perempuan yang tertular dia bisa mengobati dirinya dari kasus ini,” kata Nona.
Nona juga meminta agar kerja-kerja KPA dihidupkan kembali untuk menolong mereka yang terinfeksi. Dan yang bisa dilakukan pemerintah terutama Dinas Kesehatan dan Dinas Pemberdayaan Perenpuan adalah menyediakan obat yang bisa digunakan secara gratis
Kata Nona, data kasus HIV/AIDS saat ini jadi warning bagi masyarakat khususnya perempuan. “Sebab dia yang akan melahirkan generasi yang akan datang yang digadang- gadangkan sebagai generasi emas,” tandasnya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, dalam pertemuan bersama warga (ruang pablik) menjelaskan bahwa pembayaran…
Karena itu, mereka memutuskan untuk membuat hutan sendiri. Tahun 2000 menjadi titik awal perjalanan. Bermodalkan…
Bagaimana tidak, dalam keadaan mabuk ia menggunakan pisau berupaya menikam seorang pemuda berinisial DP yang…
Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Papua, Izharul mengatakan, lonjakan penerimaan tersebut terutama ditopang oleh…
Mereka menuntut agar tahanan dari kelompok Dang yang sebelumnya ditangkap oleh aparat keamanan segera dibebaskan…
Menurutnya, posisi strategis Papua yang kaya akan keindahan alam, budaya, dan destinasi wisata kelas dunia…