Ia pun menyarankan agar Dinas Kesehatan dan Pemberdayaan Perempuan gencar mensosialisasikan terkait dengan hak kesehatan dan bagaimana korban bisa mengakses obat Antiretroviral (ARV) untuk pemulihan bagi mereka yang terinfeksi HIV/AIDS.
“Sehingga mereka bisa mengobati diri dan tidak jatuh dalam keputusasaan dan kita semua punya andil bahwa setiap perempuan yang tertular dia bisa mengobati dirinya dari kasus ini,” kata Nona.
Nona juga meminta agar kerja-kerja KPA dihidupkan kembali untuk menolong mereka yang terinfeksi. Dan yang bisa dilakukan pemerintah terutama Dinas Kesehatan dan Dinas Pemberdayaan Perenpuan adalah menyediakan obat yang bisa digunakan secara gratis
Kata Nona, data kasus HIV/AIDS saat ini jadi warning bagi masyarakat khususnya perempuan. “Sebab dia yang akan melahirkan generasi yang akan datang yang digadang- gadangkan sebagai generasi emas,” tandasnya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Menurutnya, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, kondisi ketenagakerjaan di Kabupaten Jayapura menunjukkan…
Pemerintah Kabupaten Keerom berkomitmen untuk melakukan pembersihan internal terhadap aparatur sipil negara (ASN) yang terbukti…
Ketua DPRK Keerom, Kanisius Kango, menegaskan penyampaian hasil reses ini merupakan kewajiban konstitusional lembaga legislatif.…
Sesekali, ketika lelah menyapa, beberapa mama berdiri, menggoyangkan tubuh mengikuti irama musik, tawa pecah seketika.…
Kantor Distrik Sentani kembali dipalang oleh pihak yang mengklaim sebagai pemilik lahan, Kamis (23/4). Aksi…
Seleksi dilakukan langsung Pelatih Kepala Timnas Futsal Putra Indonesia Hector Souto. Pelatih asal Spayol ini…