Categories: METROPOLIS

Meriam Spiritus Jadi Atensi Khusus Kapolresta 

Evaluasi Kinerja Anggota, Bila Masih Marak di Tengah Masyarakat

JAYAPURA-Maraknya anak-anak maupun remaja yang bermain meriam spiritus dan berpotensi mengganggu keamanan  dan kenyaman masyarakat, mendapat atensi khusus dari Kapolresta Jayapura Kota Kombes Victor D Mackbon.

   “Tentunya hal itu (meriam spiritus) menjadi tugas kepolisian untuk melakukan penertiban,” kata Kapolresta Kombes Victor D. Mackbon, kepada sejumlah wartawan di Mapolresta, Jumat (25/10).

  Kapolresta menegaskan, penertiban meriam spiritus ini selain menjadi tugas pihak Kepolisian juga menjadi kewajiban setiap orang tua dalam berperan mengasuh dan bertanggung jawab kepada anak-anak. Sebab,  permainan tersebut merupakan hal yang negatif dan berdampak ke masyarakat umum.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Les Bleus Lebih Dijagokan Rebut Posisi Ketiga

Meski sama-sama gagal melangkah ke final, duel ini diprediksi tetap berlangsung sengit. Prancis ingin menutup…

21 hours ago

Wamendagri Ribka Haluk Ingatkan Papua Selatan Hindari Silpa Dana Otsus

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mengingatkan Pemerintah Provinsi Papua Selatan agar mengoptimalkan penggunaan…

21 hours ago

Dinilai Tidak Transparan, Ajak Masyarakat Papua Bergerak

  Aksi ini dilakukan pasca-sidang lanjutan gugatan terhadap Bupati Merauke terkait rencana pembangunan jalan akses…

22 hours ago

Tinjau Wilayah Operasi di Papua, Astamaops Kapolri  Tekankan Pendekatan Humanis

Sejumlah pejabat teras Polri turut mendampingi Fadil, di antaranya Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Irjen Pol.…

22 hours ago

KPK dan Kejati Papua Perkuat Sinergi Cegah Korupsi

   Menurut Setyo, pendekatan pencegahan menjadi prioritas utama karena dinilai lebih efektif dalam membangun tata…

23 hours ago

Jaga Biosekuriti, Karantina Papua Tengah Awasi Pengeluaran 604 Ton CPO ke Surabaya

Kepala Karantina Papua Tengah Anton Panji Mahendra mengatakan, pengawasan dilakukan sebagai bagian dari tugas Barantin…

23 hours ago