“Jangan nanti sudah kejadian atau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan timbul permasalahan barulah menyesal. Tentunya dari pihak Kepolisian tetap akan persuasif untuk menertibkan permainan yang sangat berbahaya tersebut dan bila tidak diindahkan tentunya ada sanksi atau tindakan hukum yang diberikan,” tegas Kombes Victor.
Oleh karena itu, Kapolresta mengaku sudah memerintahkan baik jajaran Polresta maupun Polsek jajaran untuk lakukan penertiban. Namun jika masih ditemukan ada yang bermain tentunya akan kami evaluasi kinerja personel di lapangan.
Kombes Victor menambahkan, fungsi binmas dan humas tentunya lebih di kedepankan untuk mensosialisasikan atau memberikan imbauan dan edukasi tentang bahayanya meriam kaleng atau meriam spiritus tersebut.
“Pihak Kepolisian berharap, kiranya peran orang tua dan lingkungan harus peduli terhadap anak-anak yang memainkan permainan bahaya tersebut agar hal-hal yang tidak diinginkan tidak terjadi,” pungkas Victor. (Kar/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Langkah jemput bola ini dilakukan guna memediasi sekaligus mendorong kedua belah pihak menghentikan pertikaian secara…
Pemkab Lanny Jaya juga mengambil langkah berbeda dalam penyediaan tempat penampungan bantuan untuk warganya di…
Festival Danau Sentani (FDS) XV tidak hanya menjadi panggung seni dan budaya, tetapi juga membuka…
Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya melalui Dinas Kesehatan resmi mengutus Tim Kesehatan untuk menangani dampak bencana…
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga mengatakan, insiden tersebut bermula dari ulah seorang oknum warga setempat…
Pemkab Lanny Jaya juga berencana menyampaikan kondisi tersebut kepada pemerintah pusat dan mendorong adanya dukungan…