

Staf Ahli Wali Kota, Sem Stenly Merauje saat penyematan tanda peserta di sela kegiatan di Jayapura, Senin (27/6). (Foto/Humas Pemkot)
JAYAPURA – Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pariwisata menggelar Sertifikasi Pramusaji sebagai upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme sumber daya manusia (SDM) di sektor pariwisata. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 27–29 Juli 2026, diikuti 25 peserta yang berasal dari masyarakat Port Numbay dan Orang Asli Papua (OAP).
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, melalui Staf Ahli Wali Kota, Sem Stenly Merauje, mengatakan sektor pariwisata merupakan salah satu sektor strategis yang memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, Kota Jayapura sebagai gerbang pembangunan di Tanah Papua memiliki potensi wisata yang sangat besar, mulai dari wisata alam, budaya, sejarah hingga bahari. Potensi tersebut harus didukung dengan sumber daya manusia yang profesional, kompeten, dan memiliki daya saing.
“Dalam dunia pariwisata dan industri jasa, kualitas pelayanan menjadi salah satu faktor utama yang menentukan kepuasan wisatawan,” uajranya disela kegiatan di Jayapura, Senin (27/6).
“Karena itu, keberadaan pramusaji yang kompeten, ramah, profesional, serta memiliki standar pelayanan yang baik sangat penting dalam membangun citra positif Kota Jayapura sebagai destinasi wisata unggulan,” lanjutnya.
Ia menegaskan, pelaksanaan sertifikasi tersebut merupakan langkah nyata Pemerintah Kota Jayapura dalam meningkatkan kompetensi tenaga kerja di bidang pariwisata.
Selain menjadi bentuk pengakuan atas kemampuan seseorang, sertifikasi juga memastikan tenaga kerja memiliki kompetensi yang sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).
“Sertifikasi bukan hanya sekadar pengakuan atas kemampuan, tetapi juga menjadi bekal penting untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja di tengah perkembangan industri pariwisata yang semakin kompetitif,” katanya.
Sem berharap seluruh peserta mengikuti proses pelatihan dan uji kompetensi dengan sungguh-sungguh sehingga mampu memberikan pelayanan prima, menjunjung tinggi etika profesi, serta menjadi duta pelayanan yang memperkenalkan keramahan masyarakat dan kekayaan budaya Kota Jayapura kepada setiap wisatawan.
Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Jayapura untuk terus memperkuat pengembangan SDM pariwisata melalui berbagai program pelatihan, sertifikasi, dan peningkatan kapasitas.
Page: 1 2
Prarekonstruksi memperagakan rangkaian dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Proses tersebut turut disaksikan…
Pemerintah Provinsi Papua menyiapkan surat edaran gubernur yang baru untuk memperkuat pengawasan masuknya telur antarpulau…
Kondisi itu memicu kekecewaan Panja Pelayanan Publik DPRK Kota Jayapura. Bahkan, panja menilai ketidakhadiran…
Natirmalus menjelaskan, pada Bidang Bina Marga realisasi fisik telah mencapai 68,63 persen, sedangkan realisasi…
Kegiatan yang melibatkan personel gabungan dari DLHK, Polsek Jayapura Selatan, Satuan Polisi Pamong Praja…
DPR Papua memberi deadline atau batas waktu selama satu pekan kepada PT Pertamina Patra Niaga…