Sementara itu, Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Ebu Netty Kamawa, dalam laporannya menyampaikan bahwa sertifikasi pramusaji merupakan langkah strategis untuk memastikan tenaga kerja pariwisata di Kota Jayapura memiliki kompetensi sesuai standar nasional.
Menurutnya, tenaga kerja yang kompeten akan mampu memberikan pelayanan yang profesional, berkualitas, dan berdaya saing, khususnya dalam mendukung perkembangan industri perhotelan, restoran, serta usaha jasa makanan dan minuman.
Ebu Netty berharap melalui kegiatan tersebut lahir tenaga-tenaga pramusaji yang memiliki kompetensi, profesionalisme, dan standar pelayanan yang baik sehingga mampu mendukung peningkatan kualitas industri pariwisata sekaligus memperkuat daya tarik Kota Jayapura sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Tanah Papua.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
"Beliau adalah tokoh politik senior Partai Golkar yang telah banyak memberikan pengabdian dan pemikiran…
Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…
Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…
Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…
Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…
Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…